Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
TALKLESS

TALKLESS

  • WpView
    Reads 81
  • WpVote
    Votes 39
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Oct 22, 2023
Update kalo nemu ide ''Terkadang... Seseorang yang lebih memilih diam, bukan karena ingin. Tapi memang karena tidak bisa mengungkapkan apa yang ingin ia ungkapkan.'' -Divya El Lazzora- ●⋆☆⋆● ⚠NOTE⚠ Cerita ini dibuat berdasarkan imajinasi saya sendiri dan ada beberapa kisah yang terinspirasi dari kisah hidup saya sendiri. Saya tidak pernah mempunyai niat untuk mengcopy atau meniru cerita orang karena saya menghargai setiap hasil karya yang tercipta oleh otak yang mana butuh perjuangan dan pastinya tidak mudah. -Junitadl.
All Rights Reserved
#109
klise
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • RUMAH SINGGAH
  • AFKARA [END]
  • J E S I S C A
  • Luka 🔞 (HeeKi ft.Sunghoon & Jay)
  • Cahaya [COMPLETED]
  • The Bleeding Lady [completed]
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines