Cherish Me (21+)

Cherish Me (21+)

  • WpView
    Membaca 2,077
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Des 27, 2022
WARNING!!! Mature content. Be wise reader, oke? Take the good part, and leave the bad side behind❤️ ----- "Yaudah, kita putus aja!" Adalah omong kosong paling konyol yang akhirnya Kania dengar dari bibir Arga, pacarnya. Atau harus dia panggil mantan sekarang? Pikir laki-laki itu, Kania akan menangis meraung-raung menerima diputuskan tanpa alasan? Kania tertawa miring membayangkannya. Arga hanya tidak tahu, memutuskan Kania adalah keputusan paling bodoh yang akan segera laki-laki itu sesali ke depannya. Karena sekarang, di pelukan Kania, adalah seseorang yang mampu memaksa Arga bersujud hanya dengan tatapan. Dan seseorang itu sudah bertekuk lutut di hadapan Kania. "We're gonna married soon." "Hmm .... Lagian kamu udah dapat freepass dari ayah, kan." "Jadi?" Pria yang sedari tadi hanya diam memperhatikan tingkah Kania, kini menyeringai bengis. Mengangkat badan mungil Kania seperti tanpa beban, lantas dibaringkan dengan lembut di atas ranjang. "I want eat my dessert." Yang dihadiahi lenguhan lirih dari bibir Kania. Karena demi Tuhan, tangan prianya sudah mendarat mantap di atas gundukan dadanya, memberi remasan lembut yang mengundang Kania berjengit kecil. "Let me eat you," bisik si pria dengan suara rendah tepat di depan telinga Kania. "Don't cross the line, Resa-ah. Fuck!" Si perempuan mengumpat keras saat Resa benar-benar menelusupkan tangan di balik kemeja tipis Kania. "I've done this, Miss. Just accept me tonight." Resa menggigit leher Kania seduktif. "Than, I'll do my job to destroy my brother." Kania menyelipkan tangan di antara rambut Resa, tertawa di sela napasnya yang tersengal. Welcome to the hell, Arga.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sexy Deandra vs Bad Rayan
  • My Sweet Cherry
  • Secret
  • My Sugar Daddy(END)
  • Dispencer Devil (Complete)✔️Series 2 MFW
  • MY SWEET BODYGUARD [TAMAT]
  • Transmigration is poor 21++

*21+ (Dewasa & Frontal)* "Gila gue gak ada make ni cewe kan? " Rayan menepuk jidatnya dengan sedikit panik ketika ia baru saja terbangun dari tidur nya dan melihat ada wanita disampingnya masih tertidur pulas. "Ahh aww" ringis wanita itu sembari seperti menahan sakit dibagian bawah sana dan tak lama kemudian wanita tersebut mulai menerjapkan mata. "Kamu ngapain ada disini ?!!" Maki wanita tersebut ketika ia sudah membuka mata dan melihat ada Rayan disebelahnya. Rayan tersenyum nakal dan menatap wanita tersebut . "Kamu gak inget semalem abis goyang diatas aku? Apa saking enaknya punya aku sampe bikin kamu lupa ingatan?" Ucap Rayan senyuman nakal . Deandra seketika melotot mendengar ucapan laki laki yang usianya lebih muda dari dia. Deandra terus mengingat kejadian semalam apakah benar yang Rayan ucapkan. Wanita dengan wajah sensual itu terus mengingat dan menyusul puzzle yang ada dikepalanya untuk mengingat kejadian semalam hingga mereka berdua berada di atas kasur kamar hotel tersebut. "Gimana? Besar dan panjang kan?" Ucap Rayan lagi dengan senyum meledek. Deandra tak mampu mengingat kejadian semalam karna ia memang baru saja terbangun dari tidur dan belum sadar 100 % . "Gausah ngaco kamu !! Kamu fikir saya seperti cewe diluaran sana yang bisa kamu bungkus!" Maki Deandra dengan ucapan ketus. "Ya buktinya kita ada disini, trus kamu tadi kaya kesakitan, ya itu akibat goyangan brutal kamu semalem makanya sampe lecet kan" Rayan terus berbicara asal membuat Deandra semakin kesal dengan anak itu. "Tolong ya Rayan gausah biacara kurang ajar, pakaian kita lagian juga masih lengkap, gausah halu kamu" Deandra terus mengelak. Sungguh ia berani jamin kalau memang ucapan Rayan adalah hanya omong kosong. Rayan mendekatkan wajahnya kearah wajah Deandra dengan menyisakan beberapa cm saja. "Kalau memang kejadian jadi aku atau miss yang kalah?" Deandra seketika menjauhi wajahnya . "Sekali lagi bicara kurang ajar, saya pastikan kamu mengulang semester depan!"

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan