DIAMOND - secret of author

DIAMOND - secret of author

  • WpView
    LECTURES 43
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 2
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., déc. 31, 2022
"Bagaimana kau bisa memperlakukan sesama manusia dengan sebiadab itu. Seekor anjing saja tidak akan berfikir untuk melakukan itu kepada komplotan anjingnya. tapi kau...???" Prraaaannnngggg Suara piring pecah menghantam tembok mengheningkan suasana sesaat, sebelum tangisan itu kembali pecah disertai deru hujan yang mengamuk diluar rumah membuat suasana menjadi semakin mencekam "LALU KAU MAU APA? AKU SUDAH MENYURUHMU MENGGUGURKAN KANDUNGAN ITU DAN KAU MENOLAKNYA. SEKARANG KAU TANGGUNG SENDIRI AKIBATNYA WANITA JALANG." Laki-laki itu keluar rumah sambil membanting pintu. Pergi entah kemana di tengah deru hujan lebat di luar sana. Persetan baginya hujan-hujanan basah kuyup, masa bodoh meninggalkan istrinya yang tengah hamil 8 bulan itu sendirian di rumah yang berantakan penuh dengan serpihan piring dan gelas pecah karena pertengkaran mereka barusan. Gadis itu hanya menangis. Menenggelamkan kepalanya di antara kedua lututnya. Menahan sakit melihat tingkah suaminya yang bahkan lebih buruk dari binatang. Dadanya sesak, tapi perutnya lebih sesak karena ada buah hati yang harus dia jaga di dalamnya. Dia lantas mengambil obat yang sudah dia simpan selama ini. Bukan untuk menggugurkan kandungannya.. Tapi mengakhiri kehidupan mereka berdua.. Dia menelan semua obat yang ada digenggamnya hingga habis. Membuatnya perlahan merasakan sakit yang tidak terhingga menjalar di sekujur tubuhnya. Matanya memerah, Nafasnya mulai berat, Namun bukan tangisan yang keluar dari mulutnya.. Sebuah senyuman.. ya.. Senyuman terindah yang pernah terlukis di bibir manisnya. "Terima kasih sudah bertahan sejauh ini." . . . Next -(prolog) happy reading Jangan jadi silent reader yaaa
Tous Droits Réservés
#288
popular
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Aksara Lingga
  • Benalu [Terbit]
  • Together
  • Di Balik Bayang Asa
  • As Time Allows
  • Interweave
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • K I N G [Completed]
  • BROKEN HEART [END]

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu