Possessive My Brother's

Possessive My Brother's

  • WpView
    Membaca 558
  • WpVote
    Vote 24
  • WpPart
    Bab 5
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jun 24, 2025
WpInfo
Fiksi
Romansa
"Prioritas utama gue itu adek gue dan bukan loh." "Loh itu bukan siapa-siapa gue. Sedang kan adek gue itu segalannya bagi gue." "Don't touch my little brother." "You wanna die? .... Sebuah cerita dimana Seorang gadis dan Dia yang memperebutkan hati pemuda yang tak tersentuh sedikitpun. Karena prioritas nya hanya satu 'Little Brother'. ... Not bl. This is brothership Gaje? I know. Update only long time Atau saat gabut. Slow.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#579
brotherhood
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Juan [REVISI]
  • About kevin (End)✅
  • Brother (END)
  • LINGGA (END) ✔️
  • ADIOS [END]
  • their story
  • Tears of the Unspoken [END]
  • Give Me A Hug (End)
  • 뭐라고요

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan