"win, aku sama sekali gak peduli!" bright sedikit meninggikan suaranya, kemudian bright menyentuh dagu win lalu mendongakkan kearahnya, sembari mengusap pipi win setelah beberapa detik win menghempaskan tangan bright dari pipinya, "dengan aku berada di sampingmu itu lebih menyenangkan daripada aku sendirian tanpamu. kamu segalanya bagiku win, aku gak peduli ucapan orang lain aku cuma peduli kamu, mau orang lain menghakimi aku kaya gimanapun itu gak akan ngaruh selama aku bersamamu. jangan berfikir sesuai imajinasimu sendiri, semua yang kamu pikirin itu salah, aku akan tetap berusaha untuk dapetin kamu win, entah sampai kapanpun aku bakal selalu ada disisimu."
"aku bukan gay!"
"tapi kemarin malam kamu-"
"aku mabuk, itu kesalahanku, aku udah minta maaf bright, kumohon berhentilah mengejarku. jika kau terus seperti ini aku gak ada pilihan lain selain pindah sekolah."
All Rights Reserved