Bareng. || Lilynn Visual48 Gen 12 & 13

Bareng. || Lilynn Visual48 Gen 12 & 13

  • WpView
    Reads 66,489
  • WpVote
    Votes 6,295
  • WpPart
    Parts 47
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 10, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
"Kita bukan teman. Karena teman tidak melakukan hal yang seperti ini." ••• Cerita ini sepenuhnya karya fiksi. Nama member JKT48 hanya digunakan sebagai inspirasi karakter, tanpa bermaksud menggambarkan kehidupan pribadi, sifat, maupun pengalaman nyata mereka. Seluruh tokoh, alur, dan peristiwa dalam cerita adalah hasil imajinasiku saja. Aku menegaskan bahwa karya ini tidak dimaksudkan untuk menyinggung pihak mana pun, serta tidak mengandung unsur ajakan, dorongan, atau contoh buruk yang dapat ditiru. Cerita ini dibuat murni sebagai hiburan semata. Mulai dibuat, 28 Desember 2022. Mulai di revisi, 18 Agustus 2025 Copyright©Reevenar All Right Reserved DILARANG MENYALIN, MENJIPLAK, ATAU MENGEMBANGKAN CERITA TANPA IZIN.
All Rights Reserved
#583
indahjkt48
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • I'm Not Just a Figuran
  • Blueprint Pelarian Villain [END]
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. ​⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖⊹ ࣪ ﹏𓊝﹏𓂁﹏⊹ ࣪ ˖ WARNING ⚠ - b×b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines