Area GALVANIS

Area GALVANIS

  • WpView
    Reads 873
  • WpVote
    Votes 354
  • WpPart
    Parts 29
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 13, 2023
Kisah ini menceritakan tentang sekumpulan remaja yang penuh konflik. Dan di saat mereka duduk di bangku SMA, banyak insiden yang terjadi. Ketidak percayaan satu sama lain bahkan konflik terus Menerus yang membuat mereka ragu, apakah mereka tetap bisa bersahabat saat satu sama lain tidak saling mempercayai. Apakah mereka akan berhasil untuk tetap bersama? Atau mereka akan mencari jalannya sendiri sendiri dan memilih acuh terhadap satu sama lain? __________________________________________________
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekolah di Balik Kabut
  • School Magic (hanya gue yang boleh bully dia)
  • Your'e the Only One
  • Perihal Kita
  • CERITA HOROR SEKOLAH
  • Charoque Boarding School
  • My Angel
  • Stay here
  • SEPATU MIA [END]
  • The Vacation

Livia berdiri di depan pintu gerbang SMA Harapan Baru, menatap bangunan besar yang tampak lebih tua dari yang ia bayangkan. Sekolah ini tidak seperti sekolah-sekolah lain yang pernah ia lihat. Gedungnya tinggi, dengan arsitektur kuno dan cat dinding yang mulai memudar. Di sekitar sekolah, kabut tipis menggantung di udara, memberi kesan bahwa segala sesuatu di sini selalu diliputi misteri. Livia merasa cemas, meskipun ia berusaha menyembunyikannya. Pagi ini adalah hari pertama di sekolah baru setelah keluarganya pindah ke kota ini. Sebagai anak yang sering berpindah-pindah tempat tinggal karena pekerjaan orang tuanya, ia sudah terbiasa dengan kehidupan baru, namun kali ini ada sesuatu yang berbeda. Di dalam dirinya, ada sebuah kekuatan yang tidak bisa dijelaskan, sesuatu yang tidak dimiliki oleh anak-anak seusianya. Sejak kecil, Livia sudah bisa merasakan hal-hal yang tidak bisa dilihat orang lain-suara-suara di malam hari, bayangan yang bergerak tanpa sebab, dan kadang-kadang, ia bisa mendengar bisikan yang membuat hatinya berdebar. Ibunya selalu mengingatkan untuk tidak memberitahukan siapa pun tentang kemampuan ini. Dunia orang biasa, katanya, tidak akan mengerti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines