LONELY Girl

LONELY Girl

  • WpView
    Membaca 19
  • WpVote
    Vote 3
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mar 17, 2023
" apa salahku?!" desis seorang gadis di depan ayahnya " tidak ada" " lalu kenapa kau , mencampuri hidupku" " kau putriku,sadarlah dengan batasanmu'' " dimana hati seorang ayah yang rela merenggut kebahagiaan anaknya?" " semua ini untuk kebahagiaan mu" " omong kosong!" " kau seorang putri Dirgantara, apa yang kau harapkan dari masa mudamu kesenangan ,kebebasan?,semuanya lenyap dari pertama kali kau dilahirkan " hening lama ,kemudian " aku berharap tidak dilahirkan di keluarga ini" Aku adalah aku,orang lain tidak berhak mencampuri kehidupan ku,karena ini teritorial ku dan aku benci didominasi
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#617
putihabuabu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • He's My Best Friend [END]
  • Si Manja Aza
  • SAGAZIELL [ Selesai ]
  • ARKANA (END)
  • Bumi ; The Hurt
  • Can We Be Together?
  • Ketika Putih Bertemu Gelap
  • Adek Abang || END
  • Sakit 'Jiwa' (End)

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan