MOMMY, I Want DADDY!

MOMMY, I Want DADDY!

  • WpView
    LECTURAS 10,422
  • WpVote
    Votos 1,113
  • WpPart
    Partes 14
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 19, 2026
[ON GOING] Kana menjalankan peran ganda sebagai ibu, ayah, sopir, koki, dan masih banyak peran lainnya demi putra semata wayangnya, Marshal. Sejak perceraian tragisnya bertahun-tahun yang lalu, Kana harus banting tulang demi mengamankan masa depan Marshal. Tahun ini Marshal mulai masuk sekolah. Kana kira bebannya di rumah akan sedikit berkurang. Namun kenyataannya justru bertambah berat. Apalagi ketika Marshal merengek minta Ayah baru. Kana memang pernah berjanji untuk menuruti segala keinginan Marshal. Tapi... Ayah baru? Yakin nggak mau robot aja? Kemana Kana harus mencari Ayah baru? ----- Jana tengah menikmati status 'Duda'nya. Jana sama sekali tidak punya minta sedikitpun untuk menikah lagi sejak kematian istri tercintanya. Sekalipun ibunya yang mendesaknya. Jana merasa hidupnya sudah cukup bahagia bersama putra kesayangannya, Luke. Kenyataannya dirinya salah besar. Sejak pergi ke sekolah, Luke terus mengeluhkan bahwa dia satu-satunya anak yang tidak punya ibu. Sang anak dengan spesifik menyebutkan bahwa Jana sebaiknya mendekati ibu sahabatnya, Marshal. Jana berusaha tidak menanggapi keinginan bocah itu. Pikirnya nanti juga lupa. Ternyata justru Jana yang tidak bisa lupa akan pesona Kana. Haruskah Jana menurunkan egonya?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • HOT DADDY 1 (TAMAT)
  • Bad Duda [END]
  • Cinta pertama Dosen duda (End)
  • (Bukan) Keluarga
  • I Love You Unconditionally [TERBIT]
  • Ayah dan Bunda || Wawan & Kalia
  • 2nd Bite of The Cherry
  • Axelardo: (Not) Bad Papa
  • Mendadak Nikah [Menikah Dengan Duda] Proses TERBIT

WARNING!! 21+ "Besok umur mu sudah 6 tahun, sayang. Apa yang kamu inginkan dari Daddy?" Edwin berjongkok di depan putra kebanggaannya. Miko, anak laki-laki itu menatap Daddy nya malas. Dia meletakkan heandpone mahal yang Daddy nya belikan sewaktu dia berulang tahun yang ke 5 dulu. "Tentu bukan robot yang bisa berjalan, ataupun liburan ke luar negeri." Jawab Miko, dingin. "Lalu?" Edwin menautkan kedua alisnya, pertanda bahwa dia tidak mengerti dengan ucapan putranya. "Bisakah Daddy memberikan aku seorang ibu? Aku ingin seperti teman-teman ku yang ketika berangkat dan pulang sekolah di jemput oleh kedua orang tuanya." Miko menatap Edwin dengan tatapan memohon. "Kenapa diam? Sudah aku tebak, Daddy tidak bisa mengabulkan permintaan ku itu. Tapi kenapa? Apa karena aku nakal? Apa karena nilai ku matematik jelek? Aku bisa perbaiki itu, Dad." Kali ini Miko benar-benar menangis. "Maafkan Daddy, sayang. Daddy..." Miko berlari ke kamarnya. Sedangkan Edwin tertunduk di depan ruang keluarga. Sudah sekian kali anaknya meminta seorang ibu. Namun dirinya masih tidak bisa memberikannya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido