100 Hari Mengejar Cinta Sang Ukhty

100 Hari Mengejar Cinta Sang Ukhty

  • WpView
    Reads 7
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 29, 2022
Denaa: "Syaf, katanya kalo mau punya suami abdi negara kudu sering nongki depan polda". Syafa: "Ga harus depan polda juga kali, nanti lo dikira orang sinting haha" Romi: "Gue mah ilfil banget sama ukhty-ukhty, baru dideketin dikit aja udah bilang jaga jarak emang gue mau ngapain dia" Galih: " Kalo dia ditakdirkan buat lo, ya gak akan ketukar juga santai bro" Syafa Munira dan Denaa As syifa berteman sejak mereka masuk pesantren Nurul Hudaa, Denaa yang sangat terobsesi dengan abdi negara sebaliknya Syafa yang sangat membenci abdi negara. bagaimana kelanjutan kisah mereka? yuk ikuti ceritanya....
All Rights Reserved
#97
abdinegara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ustadzah Assyifa✔️
  • Jodohku Gus Tampan
  • Sebuah Takdir
  • Mengejar Cinta Ustadz (TAMAT)
  • kisah cinta zeaka [nazea & shaka] [END]
  • THE LOVE STORY HAURAA
  • Do'a Dan Penantian!🌻
  • Diantara 4 gus
  • PYBP 2: Dialah Penyempurna Agamaku [END]
  • 3. Gus Dokterku (Terbit)

Jangan lupa follow sebelum baca..! Kisah seorang wanita yang begitu tegar menjalani ujian hidup yang mendera nya. Pernah mengecap manisnya pernikahan namun juga Pahitnya perceraian. Namun takdir Allah memang akan selalu berbuah manis bagi mereka hamba yang sabar. Karena pada akhirnya Dia akan di pertemukan dengan sosok Lelaki yang tepat. " Lalu bagaimana bisa Pernikahan di lanjut Jika mempelai Pria nya saja tidak ada..!" kata Pak Imron selaku ayah Syifa dengan gundah. Syifa hanya bisa meringis dalam pelukan Ibu nya. Sejak awal dia memang punya firasat tidak enak tentang perjodohan ini. Dia memang Janda tapi bukan berarti bisa dipermainkan seenaknya. " Tunggu dulu Pak Imron..!" Sergah Bu Nyai sambil tersenyum jumawa. " Daripada di batalkan, bagaimana jika kita lanjutkan saja pernikahan ini dengan mempelai Pria lainnya.. Yang Insyaa Allah jauh lebih baik dari Pria itu.." Syifa membelalakan mata nya tak percaya dan merasa ini adalah sebuah lelucon ketika dia dinikahkan dengan seorang Lelaki yang pernah menjadi anak didik nya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines