Fault
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 17, 2015
Pria itu bahkan tak beranjak sedikit pun dari sana. Masih memandang setia pada sosok cantik di dalam cafe tersebut. Meski terhalang oleh kaca, ia bisa melihatnya karena kaca itu transparan. Ia yang berada di sini, menyandar pada dinding salah satu toko tak jauh dari cafe tersebut. Rasa itu, perasaan itu masih ada. Masih jelas dan kemungkinan akan selalu ada. Ingin berhenti namun tak bisa... Selalu menghantuinya dan itu seakan-akan membuatnya mati. Entah mengapa semuanya terasa sangat sulit! Tangannya mengepal keras, saat sepasang matanya menangkap jelas peristiwa yang baru saja terjadi di depannya. Di balik kaca itu, seorang lelaki dengan setangkai bunga di tangannya, duduk di dekatnya, di depan sosok cantik itu. Tak perlu di jelaskan, karena pada dasarnya ia tahu. Pria itu, pria yang terakhir kalinya ia temui di kantor tempatnya bekerja. Rekan kerjanya yang memang sudah cukup lama menjalin hubungan dengan gadis itu. Dan, yang menyakitkan adalah saat ia tahu bahwa gadis itu adala
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • taman berduri sang MAFIA
  • Menjaga Monster
  • Xagala
  • Your Are Only Mine
  • Langit Tak Bertemu Bumi
  • Aksara Lingga
  • Sebelum Kau Mengetuk
  • Takdirku dengan Cintamu 💕
  • LOVE DELAYED AMIDST OBSTACLES AND COURAGE

Di balik tatapan tajamnya, tersembunyi luka masa lalu yang tak pernah sembuh. Sosok pria muda berdiri dengan aura dominan dan berbahaya. Dua kancing atas kemejanya terbuka, menampakkan dada bidang yang penuh luka perang, sementara lengan bajunya digulung-siap menghadapi dunia yang penuh darah dan pengkhianatan. Tangannya menggenggam senjata, bukan untuk menakuti, tapi sebagai pertahanan terakhir bagi cinta yang ingin ia lindungi. Di matanya terpancar api amarah dan kelembutan yang hanya akan ia tunjukkan pada satu wanita: cinta sekaligus duri dalam hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines