Story cover for Fault by nidyaputri17
Fault
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Feb 17, 2015
Pria itu bahkan tak beranjak sedikit pun dari sana. Masih memandang setia pada sosok cantik di dalam cafe tersebut. Meski terhalang oleh kaca, ia bisa melihatnya karena kaca itu transparan. Ia yang berada di sini, menyandar pada dinding salah satu toko tak jauh dari cafe tersebut. 

Rasa itu, perasaan itu masih ada. Masih jelas dan kemungkinan akan selalu ada. Ingin berhenti namun tak bisa... Selalu menghantuinya dan itu seakan-akan membuatnya mati. Entah mengapa semuanya terasa sangat sulit! 

Tangannya mengepal keras, saat sepasang matanya menangkap jelas peristiwa yang baru saja terjadi di depannya. Di balik kaca itu, seorang lelaki dengan setangkai bunga di tangannya, duduk di dekatnya, di depan sosok cantik itu. Tak perlu di jelaskan, karena pada dasarnya ia tahu. 

Pria itu, pria yang terakhir kalinya ia temui di kantor tempatnya bekerja. Rekan kerjanya yang memang sudah cukup lama menjalin hubungan dengan gadis itu. Dan, yang menyakitkan adalah saat ia tahu bahwa gadis itu adala
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Fault to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Cinta Dalam Mekarnya Bunga by araminta_123
23 parts Ongoing Mature
Lila percaya bahwa cinta mirip bunga. Ia tak bisa dipaksakan untuk tumbuh. Ia butuh waktu, kehangatan, dan keberanian untuk mekar di tengah dunia yang kadang terlalu dingin. Hidup Lila selama ini sederhana, tenang, seperti angin pagi di antara deretan bunga matahari yang menghadap ke timur. Sejak kecil, ia hidup berdampingan dengan warna-warni kelopak dan wangi tanah basah. Ia merawat bunga seperti merawat dirinya sendiri-penuh kelembutan, tapi juga penuh kehati-hatian. Namun, ketenangan itu perlahan mulai retak ketika ia bertemu Arka. Arka datang seperti angin musim gugur: dingin, tak terduga, dan membawa sesuatu yang membuat dedaunan gugur satu per satu. Ia bukan pria yang datang dengan tawa lebar atau kata-kata manis. Ia hadir dengan sorot mata yang tajam, langkah yang berat, dan diam yang penuh rahasia. Lila bisa merasakannya-ada beban yang dibawa pria itu, sesuatu dari masa lalunya yang belum selesai. Pertemuan mereka terjadi begitu saja. Tanpa rencana, tanpa aba-aba. Arka sedang mencari bunga untuk seseorang yang telah tiada. Lila, seperti biasa, tengah menyusun rangkaian bunga mawar putih di toko kecil peninggalan ibunya. Tak ada yang istimewa, kecuali cara Arka menatap bunga seolah sedang berbicara pada sesuatu yang tak terlihat. Dan sejak saat itu, dunia Lila mulai berubah. Perlahan, kehadiran Arka menjadi bagian dari hari-harinya. Mereka tak banyak bicara, tapi diam mereka saling memahami. Lila menemukan kehangatan di balik dinginnya sikap Arka, dan Arka menemukan ketenangan dalam mata Lila yang jujur. Tapi cinta yang tumbuh di antara mereka bukanlah cinta yang mudah. Ia datang membawa ujian, luka lama, dan pertanyaan-pertanyaan yang tak selalu punya jawaban. Karena Arka tidak datang dengan hati yang utuh. Dan Lila bukan gadis yang bisa mencinta setengah-setengah. Mereka seperti dua bunga yang mekar di musim berbeda-saling mendekat, tapi takut layu sebelum waktunya.
A Bouquet for the Scientist.  by sh4n_p2
20 parts Complete
Di sebuah kota Eropa yang berangin dingin, ada dua pria dari dunia yang sangat berbeda. Arta Adoriley, seorang pemilik toko bunga di pinggiran kota, menjalani hidup sederhana dan damai setelah bertahun-tahun berjuang melawan kerasnya dunia. Baginya, setiap bunga punya makna dan cerita-sesuatu yang bisa menghangatkan hati orang-orang. Di sisi lain, Valen Martin adalah seorang ilmuwan jenius yang dihormati sekaligus ditakuti. Dingin, pendiam, dan tidak peduli dengan dunia kecuali dalam bidang keilmuannya. Namun, setiap bulan, tanpa pernah absen, dia datang ke toko bunga Arta untuk membeli bunga putih-satu-satunya hal yang menunjukkan sisi manusiawinya, sebagai penghormatan kepada ayahnya yang telah tiada. Awalnya, Arta hanya melihatnya sebagai pelanggan misterius yang selalu datang dan pergi tanpa banyak bicara. Tapi semakin sering Valen datang, semakin tumbuh rasa ingin tahu dalam dirinya. Kenapa seorang pria seperti Valen, yang tampak tidak peduli pada apa pun, begitu setia datang untuk membeli bunga? Sebuah interaksi kecil pun akhirnya mengubah segalanya. Dari sekadar penjual dan pembeli, mereka mulai mengenal satu sama lain-perlahan, tanpa paksaan. Valen yang kaku mulai terbuka, sementara Arta yang lembut belajar memahami pria yang tidak terbiasa menunjukkan emosinya. Namun, dunia mereka tetap berbeda. Sains dan bunga, logika dan emosi, dingin dan hangat. Apakah keduanya bisa menemukan titik temu di antara perbedaan yang begitu besar? Ataukah mereka hanya akan menjadi dua individu yang bertemu di satu persimpangan, lalu berpisah kembali?
BROKEN HEART [END] by amel260206
44 parts Complete
[FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA 👍] Cerita ini mengandung bawang yang bisa membuat kalian menguras air mata. Dan juga terdapat kata kasar. Mohon bijak dalam membaca. Kisah seorang gadis yang di nikahkan oleh pria yang dia cintai. Pria itu menikahkannya bukan karna cinta melainkan karna balas dendam sebab gadis itu membuat tunangannya koma. ❤️❤️❤️ "Sampai kapanpun, gue ngak sudi makan masakan yang lo buat" "Ta-tapi-" belum sempat Hana melanjutkan kalimatnya, Daniel mendorong kuat tubuh Hana hingga wanita itu tersungkur ke lantai yang ada serpihan vas itu. Bahkan lutut dan telapak tangannya terkena serpihan itu, Hana menangis saat melihat darah mengalir. Kemudian Daniel mengarahkan kakinya untuk menginjak tangan Hana bahkan ia menekan kuat sehingga darah dari telapak tangannya mengalir deras. Hana memekik keras, namun Daniel tidak menghiraukannya. "Aww...Da-daniel.... Sa-sakit, kumohon... Le-lepas" Daniel melepaskan tinjakkannya, Hana bernapas lega. Tapi Daniel kembali mencengkeram rahangnya hingga Wanita itu mendongak, kemudian tangan Daniel melayang ke pipi mulus gadis itu. PLAK Hana merasa pipinya panas, tamparan Daniel tidak main-main bahkan bisa ia rasakan bibirnya sedikit berdarah. "Menangis sepuas lo, karna penderitaan lo masih panjang!!" ucap Daniel dingin, ia menyeringai tajam. ❤️❤️❤️ Akankah Hana bisa Mendapatkan Cinta Daniel? Bisakah Ia bertahan sampai Akhir? penasaran Sama Ceritanya? Kuy Baca Aja:) ⛔PLANGIAT DILARANG COPAS ⛔ Kalo udah baca ini, kuy baca Kahfi dan Naya 😊
It Takes Two To Tango by nikendarcy
61 parts Complete
Untuk yang mau baca PART LENGKAPnya bisa baca di KaryaKarsa dan Playstore ya! Mencintai seorang wanita yang lebih tua bukanlah impian Nero Ganendra Goldman. Terlebih, ia tidak ingin jatuh cinta lagi setelah cinta tak terbalasnya selama bertahun-tahun. Akan tetapi, takdir selalu mempunyai rahasianya sendiri. Pertemuan tidak terduga antara dirinya dengan Viola Aleyna Widjaya di perpustakann kantornya, telah membuat hati Nero mencair. Gadis cerdas, cerewet, dan juga keras kepala itu berkali-kali bersinggungan dengan dunianya, dan menjadi sahabat baik yang selama ini tidak pernah ia miliki. Dan tiba-tiba, gadis itu datang membawa sebuah lamaran untuknya... Menjalin hubungan dengan seseorang, apalagi menikah, bukanlah tujuan hidup Viola. Meskipun berasal dari keluarga yang bahagia, ia tahu jika ia tidak membutuhkan seorang pria di sisi wanita sukses sepertinya. Namun, perjumpaannya dengan pria dingin dan menawan itu telah menggoyahkan prinsip hidupnya. Terlebih, pria itu memiliki kemampuan meracik kopi yang membuat Viola ketagihan. Lalu, satu keadaan memaksanya untuk mengambil keputusan cepat untuk menikah. Jika ada seseorang yang sangat cocok untuk menjadi suaminya, orang itu adalah Nero. Pria itu bisa membuat kopi yang enak, bisa menjadi temannya, dan pasti akan menjadi suami yang baik baginya meskipun pernikahan itu tidak didasari oleh cinta. Namun, satu yang tidak Ola sadari adalah bahwa ia sudah terjerat dalam pesona Nero sejak pertama kali ia mencicipi kopi buatan pria itu. Cinta tidak harus muncul dalam situasi romantis, cinta juga bisa muncul dari sebuah perdebatan, dan juga secangkir kopi.
You may also like
Slide 1 of 9
Cinta Dalam Mekarnya Bunga cover
Sebelum Kau Mengetuk cover
A Bouquet for the Scientist.  cover
LOVE DELAYED AMIDST OBSTACLES AND COURAGE cover
BROKEN HEART [END] cover
ALVANSA [Completed] cover
It Takes Two To Tango cover
Please, Love Me (END) cover
Aira cover

Cinta Dalam Mekarnya Bunga

23 parts Ongoing Mature

Lila percaya bahwa cinta mirip bunga. Ia tak bisa dipaksakan untuk tumbuh. Ia butuh waktu, kehangatan, dan keberanian untuk mekar di tengah dunia yang kadang terlalu dingin. Hidup Lila selama ini sederhana, tenang, seperti angin pagi di antara deretan bunga matahari yang menghadap ke timur. Sejak kecil, ia hidup berdampingan dengan warna-warni kelopak dan wangi tanah basah. Ia merawat bunga seperti merawat dirinya sendiri-penuh kelembutan, tapi juga penuh kehati-hatian. Namun, ketenangan itu perlahan mulai retak ketika ia bertemu Arka. Arka datang seperti angin musim gugur: dingin, tak terduga, dan membawa sesuatu yang membuat dedaunan gugur satu per satu. Ia bukan pria yang datang dengan tawa lebar atau kata-kata manis. Ia hadir dengan sorot mata yang tajam, langkah yang berat, dan diam yang penuh rahasia. Lila bisa merasakannya-ada beban yang dibawa pria itu, sesuatu dari masa lalunya yang belum selesai. Pertemuan mereka terjadi begitu saja. Tanpa rencana, tanpa aba-aba. Arka sedang mencari bunga untuk seseorang yang telah tiada. Lila, seperti biasa, tengah menyusun rangkaian bunga mawar putih di toko kecil peninggalan ibunya. Tak ada yang istimewa, kecuali cara Arka menatap bunga seolah sedang berbicara pada sesuatu yang tak terlihat. Dan sejak saat itu, dunia Lila mulai berubah. Perlahan, kehadiran Arka menjadi bagian dari hari-harinya. Mereka tak banyak bicara, tapi diam mereka saling memahami. Lila menemukan kehangatan di balik dinginnya sikap Arka, dan Arka menemukan ketenangan dalam mata Lila yang jujur. Tapi cinta yang tumbuh di antara mereka bukanlah cinta yang mudah. Ia datang membawa ujian, luka lama, dan pertanyaan-pertanyaan yang tak selalu punya jawaban. Karena Arka tidak datang dengan hati yang utuh. Dan Lila bukan gadis yang bisa mencinta setengah-setengah. Mereka seperti dua bunga yang mekar di musim berbeda-saling mendekat, tapi takut layu sebelum waktunya.