Arga Renjana (On Going)

Arga Renjana (On Going)

  • WpView
    Reads 133
  • WpVote
    Votes 50
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 10, 2023
"Daddy tidak akan pernah menyayangimu Arga Renjana!" Why Daddy?, Why?!! Bukan aku yang menyebabkan bunda mati, Bukan! Daddy selalu saja menyalahkan ku, aku hanya ingin di beri kasih sayang dari mu Daddy... Aku iri terhadap kak Mahendra dan Jendra yang selalu kau bangga kan dan selalu kau sayang Apa harus aku menyusul bunda? Bundaa... Arga capek bunda, capek.. Arga pengen cerita semuanya ke bunda:( Suatu hari nanti, Arga akan menyusul bunda... Tunggu Arga ya bunda (On going) BUDIDAYAKAN VOTE AND FOLLOW SEBELUM MEMBACA!
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lolly [END]
  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Home
  • sorry but I love you S2 [nikhoon/Hoonki] End✓
  •  Tears [End]
  • Papah Untuk SNORA [End]
  • MY BABY BOYFIE [END]
  • ARGA
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Jodoh Untuk Adel (END)✅

Kenalin, gue Lolly Muzema. Gue biasa dipanggil Lolly, ya, panggilan yang imut menurut gue. Gue adalah anak dari Pak Dito Valenzha Muzema dan Ibu Ardhila Putri. Murid SMA Normezza, kelas 11 Ipa 3 yang bisa dibilang ga pinter, dan sedikit bodoh. Tetapi, gue punya bakat dalam bermain gitar. Menurut orang yang udah kenal gue, gue bisa dibilang cuek dan bisa dibilang ga bisa diam. Mantan gue cuma 1, cukup 1 dan ga mau nambah. [skip] "Tanpa lo sadari, lo udah nyakitin hati gue kak!" Bentak gue sambil menahan tangis. "Ya itu sebuah resiko yang harus lo ambil karna lo suka sama gue!" Balasnya dengan sebuah bentakan juga. "Emang ga mikir lo ya, Kak" "Maksud lu apa? Kalo emang gue ga mau sama lo, ya udah, jangan maksa" "Sakit? Iya sakit? Itu juga gue rasain Ly, waktu lo deketin gue dan gebetan gue menjauh dari gue!" Ucapnya dengan nada tinggi. Jelas, kata-kata itu langsung menusuk dada ku hingga sesak. "Gue tau kak, tau banget, tapi kakak ga pernah tau apa yang gue rasain sekarang," Balas gue sambil meneteskan air mata. "Emang gue ga tau, dan gue ga mau tau" "Gue bakal buat lo nyesel, Kak," Ucap gue lalu pergi. Dia~ Penggores luka terhebat. @Copy Right, 2020 by @Csndra_asp

More details
WpActionLinkContent Guidelines