The Ducibella 【End】

The Ducibella 【End】

  • WpView
    Reads 402,424
  • WpVote
    Votes 5,785
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadComplete Sat, Jun 13, 2026
"Bisa gak berhenti ngerokok?" Suara Lea terdengar ringan, tapi sorot matanya menyimpan keteguhan. Alfan berdiri menyandar di motornya, satu tangan memegang rokok, asap melayang malas di udara. Tatapannya turun pelan ke arah Lea, seperti sedang menilai apakah pertanyaannya layak dijawab. "Gak." Jawabnya singkat, datar-tapi justru itu yang bikin suara itu terdengar dalam dan berbahaya. Lea menghela napas. "Bisa, kalau lo mau." Alfan tertawa kecil, bukan karena lucu. Lebih ke tawa dingin, berbahaya, kayak singa yang diganggu pas lagi malas. "Masalahnya," katanya sambil membuang rokok ke tanah, menginjaknya perlahan dengan sepatu, "gue gak pernah punya kemauan buat berhenti dari sesuatu yang nikmat." Lea menatapnya, masih mencoba logika. "Terus lo maunya apa?" Alfan maju. Satu langkah. Dua langkah. Sampai Lea harus mendongak. Sampai napasnya kehabisan ruang. Tangan cowok itu naik, menangkup tengkuk Lea, kuat, tapi gak kasar-lebih ke 'lo gak akan bisa kabur sekarang'. "Maunya?" bisik Alfan, dekat banget. Nafasnya panas, suaranya rendah dan dalam. "Your Lips." Lea menelan ludah, tubuhnya menegang. Tapi dia gak bergerak, gak bisa. "Gue berhenti ngerokok... kalau setiap malam bisa candu sama lo." Alfan mendekatkan bibirnya ke telinga Lea, napasnya mengiris kulit. "Kalau tiap kali gue pengen rokok, gantinya lo yang gue isep." Bisikannya brutal. Jelas. Tanpa sensor. Lalu dia mundur pelan, tapi sorot matanya masih mengunci Lea. "Deal?" ...... Content warning(s) : alcohol; smoking; harsh words; dirty jokes; dirty pick up lines; intimate skin contact; kissing, etc Cover by Pinterest
All Rights Reserved
#775
adultromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sweet Lσ‎‎ve
  • Bad Fade
  • Lena The Troublemaker
  • My First Love [END]
  • Arsyilazka
  • Get Ready For The Brother
  • Stay (Away)
  • My Handsome Devil
  • My Sugar Daddy(END)
  • Kamu

"Lea" panggil seseorang. Lea memberhentikan langkahnya sejenak, sebelum membalikkan badan untuk melihat orang yang memanggilnya. Terlihat seorang pria dengan tas ransel digendongannya sedang menatap Lea sambil tersenyum. Jujur Lea sebenarnya baru kenal dengannya, praktek di tempat yang sama membuat mereka akan sering bertemu nantinya. Pria itu berjalan menghampirinya "Kamu mau pulang?" tanyanya setelah sampai di hadapan Lea. "Iya, jam kerja aku udah selesai" ujar Lea. Lea melirik sekilas padanya yang mengangguk-anggukan kepala, sebelum kemudian kembali melanjutkan langkah. "Eh, Lea tunggu" cegat pria itu. "Aku pengen ngomong sesuatu sama kamu" lanjutnya dengan sungguh-sungguh. Lea memberhentikan langkah, kembali menatapnya. Mata keduanya saling bersitatap. Sebelah alis Lea terangkat bingung dengan apa yang ingin diucapkan pria dihadapannya. "Apa?" tanya Lea dengan penasaran. "Aku suka kamu Lea. Dari awal pas kita ketemu dibasemant hotel, a-a aku udah tertarik sama kamu" "Eh.........?" "Lea itu pacar saya" sahut pria lain yang mengalihkan perhatian keduanya. Yang penasaran jawaban yang akan diberikan Lea dan siapa pria yang tiba-tiba mengaku sebagai pacar Lea.👉Baca saja ^-^

More details
WpActionLinkContent Guidelines