Story cover for Anyelir by Mloe61
Anyelir
  • WpView
    LECTURAS 49
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 2
  • WpView
    LECTURAS 49
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Partes 2
Continúa, Has publicado dic 30, 2022
Anyelir bercorak garis. Pelambangan dari sebuah penolakkan atas kekecewaan yang diterima.

"aku menyukai senyum seseorang, senyum milik ibuku"
"aku menyukai tawa itu, tawa milik ibuku"

"apa aku bisa mengeluarkan ibuku dari hukuman pagar besi itu?"

Kini, aku sendiri. Diatas atap rumah sembari menatap kereta api yang begitu cepat berjalan. Kereta api itu begitu dekat saat aku menegakkan tubuhku. Angin kencang yang seakan mendorongku untuk maju mendekati kereta api itu.

"ibu, aku akan bertemu denganmu"
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Anyelir a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#21anyelir
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
The Dark Side(END) cover
Aku Cuma Nyasar, Kenapa Jadi Penyelamat? cover
Gentayangan di Kereta Terakhir cover
BROKENLIGHT [TAMAT] cover
Detective Vina cover
BISIKAN IBLIS (NYAWA YANG TERGADAIKAN) cover
Jeritan Anak Broken Home 17+ cover
KKN DI DESA PENARI (Versi Nur) cover
KKN DI DESA PENARI (Versi Widya) cover
FIGHT -TXT cover

The Dark Side(END)

42 partes Concluida

ketika dua kepribadian bertolak belakang melebur menjadi satu karena terlahir dari trauma masalalu. membentuk sebuah jati diri yang tangguh untuk menyelami kerasnya garis kehidupan yang harus dia jalani. wajah secerah mentari, tatapan seteduh mbun pagi, dan senyuman semenenangkan senja hari. siapa yang tahu bahwa itu semua adalah topeng yang dipasang untuk menutupi bagian dari dirinya yang kelam, kekelamannya mampuh mengubah kehidupan seindah pelangi menjadi hitam suram jika dia tidak mampu mengendalikan diri. karena itulah dia menguburnya dalam-dalam walaupun dia tahu itu hanya sementara dan sewaktu-waktu akan memberontak dari persembunyiannya untuk keluar. "jika diriku berubah tidak seperti biasanya, itu masih tetap aku, itu adalah diriku yang lainnya, dan aku bukan monster"