1001 Beach Date [ ON GOING ]

1001 Beach Date [ ON GOING ]

  • WpView
    Reads 267
  • WpVote
    Votes 130
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 20, 2023
" Setiap bola basket yang aku masukkan kedalam ring sebagai tanda bahwa aku bahagia bertemu dengan mu. " Perkataan Naka begitu lantang terucap. " Bagaimana jika bola itu sudah tidak masuk kedalam ring nya? Apa kamu akan tetap bahagia dan mencintai ku? " Entah kisah segi berapa yang mereka jalani, Naka yang pertama kali merasakan kasmaran harus merasakan kecewa yang mendalam. " Reyna, apa gue bisa dapetin Dara? " " Kenapa Ka? Kenapa lo masih memandang gue sebelah mata, dan kenapa Dara masih ada di lubuk hati lo? " Batin Reyna dalam hati. Tanaka Arez Zenendra, lelaki yang dianggap sebagai robot oleh seluruh anggota keluarganya, bahkan ia sempat trending diberita karena dituduh melakukan pembunuhan terhadap adik bunda nya. " Jangan jatuhkan aku terlalu dalam kedalam lubang yang kita buat sendiri. " " Jika suatu saat aku kalah dengan dunia ku, berbahagialah aku akan terus melihatmu dari kejauhan. " Perkataan Naka membuat Dara menganga tak percaya, apa yang selama ini ia sembunyikan? Apakah aku sudah cukup mengenal Naka? Hanya Naka dan Tuhan yang tahu. Aku hanya percaya bahwa langit tak selama nya berwarna abu abu.
All Rights Reserved
#894
laut
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • tentang sebuah rasa
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • LUKA
  • HUJAN WAKTU ITU
  • Qiyamah Senja-completed
  • Together, Against all Odds (T.A.A.O) (LENGKAP)
  • Hurry Hutt  Frei Wolfsmadchen
  • Hujan dan Sebuket Dandelion
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines