Kisah Langit (End√ )

Kisah Langit (End√ )

  • WpView
    Reads 3,750
  • WpVote
    Votes 469
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 23, 2023
Singkat saja cerita ini menceritakan seorang remaja bernama Gerhana Langit yang berjuang untuk bahagia walaupun rasa sakit selalu berbondong-bondong menghampirinya. Hingga Suatu peristiwa langit di pertemuan dengan seorang gadis cantik yang mempunyai sifat galak, Jutek dan suka sekali berkata kasar. Namun siapa sangka Cewek itu justru salah satu penyemangat Langit untuk tetap bertahan. Pelangi Altera, gadis inilah yang sedikit merubah kehidupan Langit. Hingga di mana mereka bisa bersatu justru kenyataan pahit menimpa seorang Langit. Kanker beserta Gagal ginjal kronis! Kenyataan yang harus Langit Terima dengan lapang dada, namun sebelum itu Langit juga Mengidap Gangguan mental beserta Kepribadian Ganda yang ia derita sejak berumur 4thn.
All Rights Reserved
#5
bomgyu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tuhan, Bisakah Aku Memeluk Langit?
  • AURORA
  • Rintik hujan [COMPLETED]
  • Meet Me at the Basement
  • calvin : langit dan bumi
  • Langit juga anak ayah | Tamat
  • Langit Milik Senja (End)
  • SEMESTA
  • Gadis Hujan [TAMAT]

Bercerita tentang seorang perempuan bernama Brillian Pranata. Gadis dengan kalung salib di lehernya itu, lahir dari keluarga kaya dan berpendidikan. Kedua kakaknya berprofesi sebagai seorang dokter, hal itu menuntut Brillian untuk mencapai hal sama. Kehidupan yang diidamkan oleh banyak orang, namun membuat Brillian tertekan. Ia seringkali melampiaskan emosinya dengan melukai dirinya sendiri. Sampa hii ketika ia mengenal sosok laki-laki muslim, bernama Wahyu Wijaksana. Sosok yang begitu mengagumkan, Brillian memanggilnya dengan nama Langit. Karena langit begitu indah, namun tidak akan pernah bisa dimiliki. "Kalau pun nanti kamu tidak ditakdirkan denganku, maka percayalah, aku pernah begitu sungguh menginginkanmu." - Brillian untuk Langit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines