Tertaut

Tertaut

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 30, 2022
Sejak rindu selalu datang mengetuk pintu Hati kecil tak kuasa menahan ngilu Kenangan berkata jangan dulu lupakan aku Bukankah kau masih mencintaiku? Dalam hati tak pernah kuasa meninggalkan Meski juga bersikeras untuk melupakan Lagipula engkau sudah memiliki kebahagiaan Dan tak sepatutnya aku terus mengharapkan Biar kenangan terus menjadi jeruji tahanan Untuk aku yang tak pandai melupakan Kita hanyalah korban takdir cinta Meski aku yang menanggung derita sepenuhnya Biarlah kehidupan ini tetap terus berlanjut Meski luka selalu terasa setiap jantung berdenyut Karena jiwa ini terlanjur tertaut Jika rindu datanglah ku kan selalu senang hati menyambut
All Rights Reserved
#84
puisialam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Disegala Renungan
  • Untuk Dimas (End) REVISI
  • PHILOPHOBIA (END)
  • Bumaga i Ruchka
  • ENDING SCENE (JIMINX YOU)
  • Puisi 'tuk kau, Yang merindu
  • KIDUNG CINTA AKU & DIRIMU
  • ROMANSA KATA
  • Rintik jadi Luka
  • Secangkir Kopi dan Seutas Rindu [ COMPLETED ]

Manusia memang rumit, akan selalu begitu. Hidup tak selamanya tentang meratapi, Juga tak selamanya tentang menikmati Maka dari itu, bersyukurlah Hiduplah untuk hidupmu yang singkat Menangislah untuk meratapi segala kesedihan Lalu kembali menikmati segalanya dengan senyuman kecil dipipimu yang indah

More details
WpActionLinkContent Guidelines