Pesan Terakhir

Pesan Terakhir

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 2, 2023
'Awal yang manis untuk akhir yang tragis' * * * "𝘓𝘢𝘬𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘮𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢, 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘭 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘯𝘺𝘶𝘮" -𝘈𝘥𝘦𝘭𝘭𝘢 𝘖𝘤𝘵𝘢𝘷𝘪𝘯𝘢 "𝘏𝘢𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵𝘬𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘪𝘯𝘯𝘺𝘢" -𝘎𝘦𝘰 𝘓𝘰𝘳𝘦𝘯𝘻𝘢 𝘱𝘳𝘢𝘵a𝘮𝘢 * * * Kehidupan memang tidak memiliki kewajiban untuk memberi kita apa yang kita harapkan. Semuanya butuh pilihan, soal pilihan berganda aja dikasih pilihan untuk memilih jawaban yang benar " 𝘖𝘬, 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘪𝘭𝘪𝘩 𝘥𝘪𝘢 𝘢𝘵𝘢𝘶 𝘢𝘬𝘶!? " tanya "𝘓𝘰 𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳-𝘣𝘦𝘯𝘦𝘳 𝘨𝘢𝘬 𝘸𝘢𝘳𝘢𝘴 𝘺𝘢𝘩 𝘋𝘦𝘭𝘭? " jawab geo . . . "𝘗𝘦𝘴𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘭𝘰 𝙂𝙚𝙤 𝙇𝙤𝙧𝙚𝙣𝙯𝙖 𝙋𝙧𝙖𝙩𝙖𝙢𝙖 𝘭𝘢𝘬𝘶𝘪𝘯 𝘩𝘢𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘭𝘰 𝘣𝘢𝘩𝘢𝘨𝘪𝘢, 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘴𝘦dih, keep happy" tertanda Adella Octavina Start➡️ 31 Desember 2022
All Rights Reserved
#679
lelah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika Hidup Tidak Pernah Ada
  • I'M ANTAGONIS
  • Elio's Obsession [END]
  • ALZADAISY[End]
  • Dear Renza [TERBIT]
  • TOXIC RELATIONSHIT [END]
  • VERDRIET

"Kal, kalau hidup kita berakhir, apa kita akan bahagia? Atau nanti kita makin menderita?" Pertanyaan itu seharusnya Kal anggap canda. Suatu hal yang tidak perlu ia anggap serius. Tapi entah kenapa ia sadar, Rora sedang mabuk, setiap ucapannya bisa saja kebenaran--apa yang selama ini sedang cewek itu pikirkan. Tentang hidup. Tentang bahagia. Dan juga tentang kematian. Cewek itu bertanya-tanya kepada Kal, di mana tidak ada satu pun manusia tahu kapan hidup mereka akan berakhir. Kal sendiri tidak tahu bagaimana kematiannya nanti. Bahagia atau menderita? ⚠️TRIGGER WARNING⚠️ Cerita ini membahas topik seputar kesehatan mental, melukai diri sendiri, dan bunuh diri. Dimohon kebijakan pembaca. ============== Start : 23 Juli 2022 End : 20 November 2022 =============== JIKA HIDUP TIDAK PERNAH ADA. © 2022 Erlita Scorpio (erlitascorpio). All Rights Reserved.

More details
WpActionLinkContent Guidelines