We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Enikma

Enikma

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 11, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Akhirnya kini aku mulai menyadari jika atmaku membutuhkan harsa. Walau, sebelum aku memulai prolog aku sudah dipaksa berada di epilog. Dikara yang hanya dipelupuk mata. Aku tak rasakan laksmi walau hanya sebentar saja. Tak apa!! Nelangsa memang sudah menjadi teman dekatku. Walau akan ada lukisan semesta diujung sana. Aku akan tetap berada dikukungan nestapa. Begitulah aku menjalani hidup yang penuh dengan marcapada. aku menggeroskan tinta berharap akan ada sebuah nirwana walau hanya sekejab saja. " ( Hanna Anindita) Selasa, 27 Desember 2022 "kenapa aku selalu dibandingkan dengan kakak? Setiap anak mempunyai kepintaran yang berbeda-beda Pa,Ma!!" "Aku menyesal sudah melahirkan anak bodoh seperti dirimu!" "hanya Bianca anak kami!! Kamu hanya sampah yang terpaksa kami biayai!!" Potongan kata mencabik jiwa hingga ke akar. Bagaimana bisa orang tua mencaci darah dagingnya sendiri dengan tak berperasaan. Jika tahu seperti ini, aku juga tak ingin berada didunia ini! Kehadiranku yang tak pernah dianggap ada dan hanya dianggap benalu yang menjadi aib keluarga!" ujar seorang gadis yang hanya tertunduk lesu diruangan temaram yang didominasi dengan warna hitam yang menggambarkan bagaimana sunyinya hidup yang dia jalani selama ini.
All Rights Reserved
#59
cassanova
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Om Alex (My Cold Husband) ✓
  • BCS : RAGALATIFA [PREVIEW] TAHAP REPUBLISH
  • Kalaya [END]
  • AYARA [END]
  • You Are My Medicine [END]
  • Vortex✔️
  • Mysterious Girl
  • My Love [On Going]
  • Jendela Rasa ✔
  • Rain | ArleaVenout

[Beberapa Part di hapus acak.] Masa SMA adalah masa yg paling indah. Katanya. Namun, tidak bagi Bianca Olivia. Diusianya yg menginjak 17 tahun, atau yg sering disebut sweet seventeen. Ia harus mengalami banyak masalah dalam hidupnya. Tidak pernah mengenal sosok Ibu sejak bayi, dan hanya dibesarkan oleh Ayahnya seorang. Bahkan, ia harus bekerja paruh waktu disela-sela setelah pulang sekolah. Itu semua bisa ia jalani dengan sepenuh hati. Tapi, apakah ia bisa menjalani hidup, jika dirinya dijodohkan dengan seorang Brianno Alexander Thomas, pengusaha muda yang berdarah dingin. ***** "Jangan harap kamu bisa bahagia menikah dengan saya" "Kerjakan perintah saya, cepat!" "Jangan bantah!" "Diam! Atau kamu saya kurung," "Saya tidak suka orang yang pembangkang!" Kata-kata yg sering Alex ucapan, membuat Bianca merasa bahwa dirinya dijadikan budak dan bukan seorang istri. Kejam. Memang, namun ini hidup yang harus Bianca jalani. Don't Plagiarisme ‼️‼️‼️‼️‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines