Cruel Destiny

Cruel Destiny

  • WpView
    LECTURAS 678
  • WpVote
    Votos 82
  • WpPart
    Partes 7
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 3, 2023
Kehilangan sosok ibu menjadi hal yang sangat berat. Saat ia pergi untuk selama-lamanya hati terasa sangat sangat sangat Hampa...Ya, sepertinya kata itu yang paling cocok untuk mendeskripsikan rasa kehilangan ibu yang dirasakan oleh Asahi. "Ma, kalo sahi ga kuat boleh nyusul Mama ga?"
Todos los derechos reservados
#30
asahi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • When Love Fades, But Never Dies
  • ° Cuma Teman ° || Jaesahi ✔️
  • COUNSELOR [jaesahi] ✓
  • Sudut Luka Nazea
  • HOLD ON
  • Keluarga Beruang || JaeSahi Ft Jeongwoo ✔
  • [11] Transmigration✔
  • tacenda; yoshiho [✓]
  • ENDING SCENE (JIMINX YOU)
  • Our Fault

Ketika Rei memutuskan meninggalkan Asahi, ia yakin itu adalah pilihan terbaik. Asahi selalu tampak kuat, sombong, dan tidak pernah menunjukkan kelemahan. Namun, saat mereka bertemu lagi, pria yang dulu ia kenal telah berubah. Cahaya dalam mata Asahi memudar, dan setiap kata yang diucapkannya hanya menunjukkan betapa ia masih belum bisa melupakan masa lalu. Di tengah perasaan bersalah yang terus menghantuinya, Rei mulai bertanya-tanya-apakah kisah mereka benar-benar telah berakhir? Atau mereka hanya terjebak dalam lingkaran rasa sakit yang terus berulang? Karena kali ini, ketika Asahi meminta kesempatan kedua, Rei hanya bisa berkata, "Kau terlihat menyedihkan."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido