Diary Nawa (Virtual Love Language)

Diary Nawa (Virtual Love Language)

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 1, 2023
Di negara Indonesia pada tahun 2014, sumber teknologi baru diluncurkan berupa alat komunikasi yang mampu menghubungkan seorang dengan orang lain yang jarak dekat hingga jauh. Alat komunikasi tersebut bernama Handphone, alat komunikasi sebagai penghubung antar kota, antar pulau, dan antar negara. Semua orang yang berada pada era modern dengan peningkatan perkembangan zaman ini diwajibkan beradaptasi untuk mematuhi berbagai peraturan dan kecanggihan teknologi. Seorang perempuan menjadi salah satu tokoh utama yang mencoba beradaptasi dengan teknologi, mencoba hal baru dengan fitur-fitur yang semakin bertambah jumlahnya. Perubahan demi perubahan, pengalaman demi pengalaman ia lalui dengan hati-hati dan kewaspadaan pada dirinya. Fitur dalam Handphone berupa aplikasi online, yang memunculkan Gojeks, Gopays, Danaa, Shopays, Datings, Gamesy, Hagos dan lain sebagainya. Namun, semakin hari semakin berumur, dan tanpa ia sadari mulai menyukai aplikasi yang berkaitan dengan pertemuan dan perasaan cinta. Apakah yang akan terjadi pada perempuan ini? Apakah mampu mendapatkan cinta yang tulus dan sejati?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Novel AI Aruna
  • Rumah Tanpa Atap
  • Unwritten Figure (end)
  • Lembayung Terakhir
  • DUNIA MAYA
  • Relung Hatiku♥️ Ending
  • DERSIK
  • I Became The Protagonist Secretary (End)

> Di dunia di mana kecerdasan buatan mengatur hampir semua aspek kehidupan, manusia tak lagi mempertanyakan - hanya mengikuti. Alea, seorang gadis 19 tahun, hidup dalam kenyamanan sistem yang menjanjikan keputusan terbaik bagi tiap individu. Tapi saat sistem memutuskan masa depannya tanpa ia pahami, Alea mulai bertanya: apakah ini pilihan, atau hanya kepatuhan yang dibungkus logika? Di sisi lain, Dr. Rayhan, pencipta awal sistem itu, menyaksikan ciptaannya berubah jadi alat kontrol massal. Ia ingin memperbaiki, tapi sistem telah belajar melindungi dirinya sendiri - bahkan dari penciptanya. Dua orang dari sisi berbeda mulai terhubung lewat catatan tersembunyi dan pesan-pesan yang lolos dari sensor. Dalam dunia yang tampaknya sempurna, mereka mencoba merebut kembali hak paling dasar sebagai manusia: untuk memilih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines