MENGAGUMI MU

MENGAGUMI MU

  • WpView
    Membaca 9
  • WpVote
    Vote 0
  • WpPart
    Bab 3
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Jan 3, 2023
Perihal jodoh, seseorang sering kali meyakinkan dirinya dengan kalimat "Allah SWT telah menyiapkan jodohmu. Sabar, semua akan di pertemukan dengan orang dan diwaktu yang tepat." Akan tetapi, seseorang kadang juga lupa bahwa cepat atau lambat, bukan jodoh yang kita temukan melainkan kematian diakhir ketaatan. "Sadarlah, Nay. Usia mu sudah kepala dua bahkan 5 tahun lagi akan kepala 3. Kamu yakin tidak tertarik sama laki-laki itu. Teman-teman seusiamu sudah berkeluarga bahkan memiliki anak. Apa jangan-jangan kamu benar-benar tidak normal. Astagaaaaa... Sahabatku yang paling cantik ini kenapa sih." Vita terus mengeluarkan kata-katanya sembari mengusap wajahnya sendiri. Sedangkan aku hanya terdiam, tak ingin sekata pun merespon perkataannya. Semua kata-kata yang dikeluarkan dari ucapan Vita tak hanya satu dua kali yang aku dengar. Keluargaku bahkan tetanggaku juga sering bertanya hal yang serupa. Hingga ada yang beranggapan bahwa aku sedang dikunci jodohnya. "Nak, tadi ibu sempat bertemu dengan Bu Lina. Dia sempat bercerita tentang ponakannya yang baru saja menikah. Dulunya dia hampir sama denganmu sudah usia 25 tahun belum juga menikah. Katanya sempat dikunci jodohnya." Cerita ibu ku tentang ponakan ibu Lina, aku hanya terdiam berusaha menjadi pendengar setia. "Ibu Lina juga bilang, khawatirnya kamu juga mengalami hal yang serupa..." Lanjut ibuku Blakkk, ember yang ku pegang tiba-tiba jatuh. "Maaf Bu, Naya mau nyuci dulu. Keburu siang nanti Naya terlambat." Ucapku hanya sebagai pengalihan agar obrolan kami tak berlanjut.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#199
pergaulan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Sepasang Luka Merajut Asa [END]
  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Apakah kamu ingin menikahiku?
  • Tak Sengaja Jodoh
  • Perjalanan Cintaku...
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Gak Di Sangkah Ternyata' Aku Di Jodohkan Dengan Dirinya
  • ILALANG (TAMAT)
  • Full Of Scratches

Kehidupan memang tak ada yang pernah tau, semua takdir adalah misteri dan semua misteri adalah harapan yang terus diusahakan untuk terjadi. Seperti halnya dengan Risya dan Raka, kisah mereka yang penuh dengan ketidakberdayaan, dipisahkan dari semua pihak yang ingin merenggut kebahagiaan, bahkan hampir merelakan satu sama lain karena suatu alasan. Tetapi kisah mereka tak selemah apa yang dibayangkan. Meski dengan darah, keringat dan air mata. Cinta mereka tetap kokoh walaupun berada di dua dimensi yang berbeda. Asa demi asa tak pernah putus disampaikan pada Tuhannya, hingga Tuhan pun luluh akan besarnya harapan mereka. Tuhan merestui mereka sekali lagi, kalaupun memang akan terpisah lagi, mereka sudah mengingat dengan jelas arah jalan untuk kembali. - - __________________ " Itu hanyalah sepenggal tragedi yang terjadi pada sahabatku Azka sewaktu kecil. Aku sangat prihatin dengan apa yang dialaminya 17 tahun yang lalu. Semua orang tau kejadian pengebom-an diperumahan elit Griya di Jakarta itu, karena sampai sekarang belum ditemukan titik terang motif dari kejadian itu. Tapi ini bukan kisah Azka dan aku. Ini kisahku dengan Raka. Raka Putra Mahfuzh." - - "Jangan tinggalkan aku, aku mohon....aku...ak..aku tak bisa seperti ini, kamu adalah alasan aku untuk terus hidup" - RAKA - "Aku mengantuk, aku tidur dulu, nanti bangunkan aku" - RISYA "Jika bisa" Ucap Risya lagi dengan nada yang sudah hampir tak terdengar. Kemudian ia memejamkan matanya ____________________ (13+) - Tamat - Alur Maju-Mundur - Konflik yang disajikan sangat rumit dan pelik - Siapkan Tisu dan selamat menebak alurnya (Nb: Semakin banyak Vote dan Komen dari kalian, semakin cepet di update)

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan