Kata orang, sepasang anak kembar takkan dapat dipisahkan. Keduanya bagaikan selembar tisu yang dapat dikupas menjadi dua. Dapat saling terpisah, namun satu bagian tetap merupakan bagian dari tubuh yang lain. Mereka takkan bisa benar-benar dipisahkan. Bahkan kata orang, sekalipun yang memisahkan adalah kematian. Luqman, saudara kembar Hilman tak pernah kembali dari perahu yang ia naiki menuju tengah danau. Ada yang bilang ia sudah mati. Namun, Hilman tak mau menerima kenyataan begitu saja. Dengan putus asa, ia menyusul saudaranya menuju danau yang sudah gelap. Keputusan Hilman menyusul saudara kembarnya akan mengubah seluruh garis besar kehidupannya. Apakah ikatan itu benar-benar ada? Bagaimana jika salah satunya menghilang, apakah ikatan itu masih tersisa? Dapatkah Hilman menyelamatkan saudaranya?
More details