about us in 2017

about us in 2017

  • WpView
    Reads 220
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 6, 2026
Haikal Febriansyah, seorang remaja kelahiran 2007. Usianya baru 17 tahun, namun tubuhnya sudah menjulang begitu tinggi. Matanya sedikit sipit, namun sangat tajam memberikan kesan teduh sekaligus misterius, sementara senyum manis dengan gingsul yang mencuri perhatian membuat siapapun sulit melupakannya. Di sisi lain, ada aku nida meyani, gadis biasa yang tumbuh dengan rambut panjang legam yang selalu dibiarkan tergerai. Ia tak terlihat putih, juga tak terlihat gelap: warna kulitnya menambah pesona sederhana yang dimilikinya. Sama seperti haikal, nida pun memiliki gingsul yang sama dengan posisi yang berbeda. Mereka sebaya-lahir di tahun yang sama, hanya saja Haikal lebih dulu menghirup udara dunia. Keduanya tumbuh sebagai teman kecil yang selalu menghabiskan waktu bersama. Namun ketika menginjak bangku SMK, nasib berkata lain. Mereka tetap berada di sekolah yang sama, tetapi dengan kehidupan masing-masing, seolah mereka tak pernah saling mengenal. Meski begitu, ada sesuatu yang tak pernah hilang. Ikatan masa kecil, tawa sederhana, hingga rahasia kecil yang hanya mereka berdua yang tahu-semua itu masih tersimpan di antara keduanya. 1 Januari 2017
All Rights Reserved
#49
kamudanaku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Time
  • Blueprint Pelarian Villain
  • EVANESCENT (HIATUS)
  • GRAVARENZO
  • GHAIKA (REVISI)
  • I'm Not Just a Figuran
  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • Tsundere Maniak Susu
  • Transmigrasi Ziora
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
The Time

Tiga tahun Jeselyn Ananta menghabiskan waktunya mengejar bayang-bayang tunangan nya, Leon Gamalio. Baginya, Leon adalah segalanya. Namun, malam itu mengubah segalanya. Hantaman keras sebuah truk di persimpangan jalan gelap membuat nya berada di ambang maut, dalam koma yang panjang, jiwa Jeselyn melayang masuk ke sebuah masa depan yang tak pernah ia bayangkan. Ia melihat dirinya sendiri dalam versi yang lebih dewasa, lebih rapuh, dan hancur di tengah kemewahan sebuah rumah megah. "Mau ke mana lagi?" tanya Jeselyn masa depan dengan suara serak akibat tangis. "Menemani wanita yang sedang mengandung anakku," jawab Leon dingin, tanpa sedikit pun menoleh. Kenyataan pahit itu menghujam jantung Jeselyn. Pernikahan yang ia impikan ternyata hanyalah penjara tanpa cinta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines