My Childhood Dream

My Childhood Dream

  • WpView
    Lecturas 298
  • WpVote
    Votos 121
  • WpPart
    Partes 30
WpMetadataReadConcluida vie, may 5, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
"Apakah kamu percaya akan sebuah impian?" tanya anak lelaki berusia 12 tahun. "Aku tidak terlalu percaya tetapi, ntah mungkin itu bisa bagus aku tidak percaya atau tidak terlalu berharap," Ada seseorang yang sangat mempercayai sebuah impian, ada juga yang tidak mempercayainya. Ada yang sangat takut akan trauma sebuah masalalunya. Tetapi tidak semua insan sama dalam menyikapi sebuah jawaban, tidak semua manusia sama akan suatu hal yang disukai atau tidak. Ada yang sangat mempercayai dan ada yang tidak percaya. Seorang anak kecil lelaki itu percaya akan sebuah impiannya di sebuah masa depannya. Jika impiannya saat ini akan tetjadi saat ia beranjak dewasa. Seorang anak kecil perempuan itu tidak ingin percaya akan sebuah impiannya saat ini, ia tidak ingin berharap kepada yang menurutnya tidak pasti. Saat ini ia masih kecil mempunyai banyak impian, tetapi saat dirinya beranjak dewasa mungkin impian masa kecilnya akan berubah sebab itulah dirinya tidak percaya akan mimpi.
Todos los derechos reservados
#182
home
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TITIK AKHIR.
  • Keano
  • Eliinaa
  • Bayi Dosenku 2
  • GRIZLEN {On Going}
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Edge Of The Heart
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Rumah Tanpa Jendela (HIATUS)

"Aku hamil, Za." "Itu bukan tanggung jawab gue lagi!" "Kamu bilang akan tanggung jawab, Za!!" "Gue gak bisa, Maaf." "Jangan jadi brengsek kaya gini, Herza!" "Gue bilang, Gue udah gak bisa jalanin bareng Lo!!" "Terus gimana sama anak ini?" "Bukan tanggung jawab gue. Lo urus sendiri." "Karena cewek itu? Kamu tinggalin aku dalam keadaan hamil. IYA? JAWAB HERZA!!" "STOP! KITA PUTUS!" •• "Mau sampai kapan diem-diem kaya gini? kamu suami aku loh, Za." "Kamu hanya perlu memilih satu diantara aku dan dia" "Tidak bisa, gue cintai dia, Tapi gue gak mau di benci bunda." •• Aku kira jalan yang aku pilih adalah jalan menuju bahagia, namun ternyata salah, jalan itu adalah jalan yang membawa ku ke lautan luka. Dan, Ini lah TITIK AKHIR dari semuanya. Pergi dari hidup mu adalah jalan yang terbaik untuk diri ku. -Meysha Fizria ••.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido