Skenario Tuhan

Skenario Tuhan

  • WpView
    Reads 971,047
  • WpVote
    Votes 39,358
  • WpPart
    Parts 44
WpMetadataReadComplete Tue, Apr 21, 2026
"Dasar wanita penggoda. Lo pasti jebak gue kan semalem buat tidur sama lo. Trus nanti sebulan lagi lo dateng ke gue lagi sambil nangis-nangis minta pertanggung jawaban karena udah hamil anak gue. Drama basi, wanita murahan." -Dimas agung wiratama Plak.. Suara tamparan itu melayang dari tangan amel. Sambil menggigit bibir bawahnya ia berkata, "saya gak kenal sama anda, dan saya tidak pernah menggoda siapa pun. Akan saya pastikan kita tidak akan bertemu kembali. Kalau pun saya hamil, tenang saja akan langsung saya gugurkan. Saya juga tidak sudi mengandung janin dari orang seperti anda." Namun akan kah masih sama ketika semua sudah terjadi? Ibarat bubur sudah tidak bisa kembali menjadi beras, begitu pula permasalahan amel. Kalau begitu mari kita simak perjalanan kisahnya.. Note: 15+, Bukan cerita dengan adegan dewasa ya, tapi mungkin kalian akan menemui kata yang sedikit kurang pantas.
All Rights Reserved
#411
anakangkat
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet RomanShit
  • ISTRI SETELAH CINTA
  • TerraCotta (Completed)
  • Bukan ZONK!
  • AMNESIAL (END)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Until I Found You [END]
  • After We Divorce [New Version]
  • Crazy Marriage

(Romantic - Comedy) Karena perjodohan yang dilakukan oleh sang ayah, Briana Aulia Wiratmaja jadi membenci Athala Kavi Gautama yang menjadi suaminya selama hampir dua tahun terakhir. Bri, begitulah perempuan itu biasa dipanggil, merasa hidupnya begitu nelangsa karena harus berpisah dengan sang kekasih tercinta akibat pernikahan mereka. Berkali-kali Bri meminta Athala untuk menceraikannya, tetapi berkali-kali pula Athala menolak dengan alasan janji kepada sang ayah dan mereka belum memiliki keturunan. Maka dengan segala kekesalan dan kebencian yang meluap, Bri akhirnya bertekad membuat onar, sengaja melakukan hal-hal yang Athala benci. Berharap laki-laki itu muak dan kemudian menceraikannya. Namun, Bri sadar bahwa ekspektasinya ternyata sia-sia. Athala masih tetap keukeuh pada prinsipnya tidak akan bercerai sebelum mereka punya anak. "Kalau kamu mau cerai, kamu harus berikan saya seorang keturunan dulu, baru saya kabulkan permintaan kamu." "Kamu udah gila? Mana mungkin aku mau punya anak dari kamu! Aku benci kamu dan kamu juga nggak cinta sama aku!" "Kalau begitu jangan mimpi kamu mau bercerai." "Kenapa kamu masih aja mau bertahan di pernikahan nggak sehat ini? Kamu beneran udah sakit jiwa!" "Karena ini satu-satunya cara saya untuk balas dendam sama kamu, istriku." -------------------------------------------- Warning!!! 🔞 Story with mature content, harsh words, skinship, high level of romance and adult, problematic character, mental illness, family issues (21+) copyright @poetryalexandria First publish May 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines