SANTET KIRIMAN TETANGGA

SANTET KIRIMAN TETANGGA

  • WpView
    Reads 4,104
  • WpVote
    Votes 160
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 16, 2026
Fatimah yang selalu bugar, mendadak mengalami sakit yang tak tertahankan pada payudaranya. Ada benjolan yang muncul tiba-tiba. Anehnya, benjolan yang nyeri itu didapat setelah semalam bertengkar hebat dengan tetangga samping rumahnya. Apakah ada yang menginginkan kematian Fatimah? Ada apa sebenarnya dengan sakit tiba-tiba itu? Catatan penting: Novel ini dikembangkan berdasarkan kisah nyata dalam memoar yang ditulis sendiri oleh Reni Hujan berdasarkan pengalaman seorang sahabat. Judul memoar itu adalah Dear Kanker, Aku Punya Allah. Karakter yang tersaji adalah nyata dengan nama disamarkan semuanya.
All Rights Reserved
#334
santet
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Do'a {SELESAI}
  • || BOOK THREE : Yudjeng || Pasien No.25 (Complete)
  • Dhazella, My Soul's Healer
  • Misteri Di Balik Kematian Kakakku [ On Going ]
  • ASMARA AQEELA
  • ANTAGONIS YANG TAK LAGI SAMA
  • Kita Beda Tuhan [TAMAT]
  • Revisi Takdir Sang Antagonis
  • Fei🌻Fal ✔
  • Anissa Almaera [COMPLETED]

(Belum Revisi) Sebagian part dihapus, karena sudah ending. "Barang siapa memberi karena ALLAH, menolak karena ALLAH, mencintai karena ALLAH, membenci karena ALLAH, dan menikah karena ALLAH, maka sempurnalah imannya." (HR. Abu Dawud) "Aku mencintaimu karena agama yang ada padamu. Jika kau hilangkan agama dalam dirimu, maka hilanglah pula cintaku padamu." {Imam Nawawi} Kembali di pertemukan dengan Alif, membuat Fatimah sangat bersyukur. Alif adalah lelaki yang ia cintai dalam diam sejak dulu. Namun, cinta dalam diam Fatimah selama bertahun-tahun kepada Alif harus hancur seketika, saat Fatimah melihat Alif mengucapkan kata 'khitbah' kepada adiknya, Aisyah, yang di vonis sakit leukimia. "Saya ingin meng-Khitbah anak Ibu." Satu kalimat yang membuat sekujur tubuh Fatimah membeku. Fatimah harus siap melupakan Alif. Bagaimanapun juga, Alif bukanlah lelaki yang di takdirkan untuk menjadi imamnya. Di saat yang sama, orang yang ada di masa lalu kembali hadir di dalam kehidupan Fatimah. Muhammad Habib Al-Ali Ibrahim, sahabat waktu kecil yang Fatimah rindukan. Ali yang mencintai Fatimah sejak mereka kecil harus menerima sebuah kenyataan, bahwa orang yang dia cintai mencintai orang lain. Sesakit inikah menyimpan rasa sendirian? Terkadang takdir menyakiti kita, dan membuat kita seakan tidak berdaya. Tetapi percayalah, pelangi akan datang setelah turunnya hujan. "Saat aku menyebut namamu dalam do'aku, memohon agar kelak Allah mempersatukan kita. Namun, jika suatu saat Allah tidak mempersatukan kita, aku harus berusaha ikhlas. Mungkin kita hanya ditakdirkan untuk bertemu, namun tidak untuk bersatu. Sebab, tidak hanya aku yang menyebut namamu dalam do'a, ikhlas adalah cara terbaik mencintai karena Allah." -Fatimah Az-Zahra- -Utamakan Sholat Dan Membaca Al-Qur'an Dalam Segala Hal- ⛔Di Larang copy paste⛔ Allah Maha Melihat. Rabu, 28-Maret-2018 // 10 Rajab.

More details
WpActionLinkContent Guidelines