Belenggu Sangkar Emas

Belenggu Sangkar Emas

  • WpView
    Reads 2,969
  • WpVote
    Votes 274
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 25, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Ayahku pemabuk, penjudi, bahakan pemerkosa. Pria brengsek itu sangat biadab! Tapi bagaimanapun, dia tetap ayahku." Mutia menutup wajahnya. Dia tak tahu lagi menaruh mukanya di mana sekarang. "Dia menjualku pada kakekmu agar bisa kembali berjudi. Mengadu nasib dengan uang haram itu. Jadi ..." Mutia menggantung ucapannya. "tolong jangan menghinaku lagi. Aku tak semurah itu, Tuan Muda. Tanpa kau hina sekalipun, hidupku sudah hina. Bahkan, aku sendiri jijik dengan hidupku. Cukup benci aku, jangan menghinaku. Kau pantas membenciku." "Ka--kamu menangis?" Tanyanya hati-hati, yang dibalas senyum sinis mutia. Biarkan saja, toh lelaki buta itu tidak akan melihatnya. "Apa pedulimu?" Mutia melempar tatapan sinis. Dia benar-benar benci dikasihani. "Kemarilah!" ucapnya seperti perintah. Dengan malas, Mutia bangkit, lalu berjalan ke arah Zean. Melihat Mutia yang mendekat, Zean menepuk ruang kosong di sebelahnya. "Naiklah." Perlahan tapi pasti, Mutia pun naik ke atas ranjang tanpa berniat membantah. "Ada apa? Kalau kau hanya ingin berempati pada hidupku yang mengenaskan, aku tidak butuh belas kasihan." Zean mendengkus kesal. Baru kali ini ada gadis yang sangat berani kepadanya. Dia sungguh, berbeda. Hem, hidupnya cukup menarik. "Cih! Gadis angkuh. Turunkan tingkat percaya dirimu. Siapa yang berempati? Aku cuman mau bilang, jangan menjual air matamu di depanku. Aku benci gadis lemah!"
All Rights Reserved
#4
drana
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Zenna Story
  • ZERGAN
  • Aksara Lingga
  • 90 Hari Selingkuh
  • Maaf (Sequel Off T.A.A.O) | SELESAI REVISI
  • Reverse Harem of Leyna (Leyna's harem of men)
  • 𝐃𝐈𝐉𝐎𝐃𝐎𝐇𝐊𝐀𝐍 𝐃𝐄𝐍𝐆𝐀𝐍 𝐌𝐀𝐅𝐈𝐀 𝐊𝐄𝐉𝐀𝐌 𝐘𝐀𝐍𝐆 𝐓𝐀𝐌𝐏AN
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • U'RE MINE [END]
  • GILANG ABRAHAM

Zenna Story Bertepuk sebelah tangan memang sakit, tapi apa lah daya ku jika dia memang bukan ditakdirkan untukku. Percuma saja jika dia hadir hanya untuk singgah bukan menetap. Aku bukan tempatnya pulang dan aku bukan rumahnya. **** "Tolong kasih aku kesempatan buat menebus semuanya selama ini" Ujarnya ditengah derasnya hujan. Gadis itu tak menjawabnya, ia tetap diam sambil menunduk. "Tolong jangan diam aja, jawab aku!" Ujarnya lagi. "Aku gak bisa, aku udah mati rasa!" Balasnya masih dengan menundukkan kepalanya. Air mata yang menetes tersamarkan oleh tetesan air hujan yang deras. "Jangan bilang gitu, aku bakal nungguin kamu sampai kapanpun itu!" "AKU UDAH MATI RASA ZEE! JANGAN GANGGU HIDUP AKU LAGI!" Sentaknya, dengan air mata yang membanjiri pipinya. "Nggak, kita bisa perbaiki hubungan kita pelan-pelan Sheina! "Maaf, kehadiran kamu dihidupku selama ini cukup menyakitkan buat aku Ze! "Jauhi aku, jangan ganggu aku lagi, aku pamit pergi!" "Hikss.. hiks.. hikss.." kakinya ambruk begitu saja ia sudah lemas, tidak tahu harus melakukan apa lagi. Gadis yang selama ini mengaguminya diam-diam kini telah pergi meninggalkannya. Satu kesalahan berujung fatal, ia tidak pernah menyadari ada seseorang yang begitu tulus mencintai dan menyayanginya, namun selalu ia sia-siakan dan tak pernah ia perhatikan. Hingga saat ia menyadari perasaannya, ternyata gadis ini malah sudah tidak memiliki rasa untuknya. Sakit. **** ~ Jika memang memendam rasa kepadamu begitu sulit dan menyakitkan, tapi mengapa hatiku enggan tuk menyerah saat ini ~ **** Teman-temannya bisa mulai membaca lagi ya, Kelanjutan dari kisah Sheino sudah up kembali yang pasti akan semakin seru cerita kedepannya. Up setiap hari Kamis ya! Ada perubahan judul ya gais! Jangan lupa follow akun ini dan Share cerita ini!

More details
WpActionLinkContent Guidelines