Love Destiny

Love Destiny

  • WpView
    GELESEN 215,316
  • WpVote
    Stimmen 4,503
  • WpPart
    Teile 24
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Sa., Juni 15, 2024
WpInfo
Belletristik
Romantik
Diawali dengan kenikmatan, lalu berakhir dengan kekecewaan semua orang. Cinta itu kadang menyesatkan. Hadirnya bukan semata untuk memberi kebahagiaan, sebab derita pun menjadi bagian di dalamnya. Banyak hal yang Zinnia korbankan. Banyak pula penderitaan yang Zinnia rasakan sendirian. Sepuluh tahun adalah waktu yang tidak sebentar. Tapi harapan yang telah Zinnia lambungkan malah berakhir tidak sesuai. Cinta yang Zinnia anggap masih miliknya, nyatanya tidak lagi dapat Zinnia genggam seperti semula. Entah kedatangannya yang terlambat atau memang rasa yang tak lagi berpihak. Yang jelas Zinnia kecewa, hingga Zinnia merasa semuanya sia-sia. Namun benarkah asa itu tidak lagi ada? Lalu kenapa hatinya tidak ingin juga menyerah?
Alle Rechte vorbehalten
#23
diluarnikah
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • antara janji dan kenyataan : janji yg menyakitkan
  • MY CHARGER
  • Sherlyta
  • setangkai mawar di musim dingin
  • Pernikahan yang Gillian Inginkan
  • Cinta Tersembunyi-Tamat
  • Pelangi Setelah Senja
  • Fabula (Completed)

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien