Table For Two

Table For Two

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 20, 2023
"Ibu yang tersenyum dengan mengenakan celemek itulah di saat aku masih bisa mendapatkan rasa kebahagiaan dan kehangatan bersama ibu ku yang sangat ku sayang." Wakaba adalah seorang anak berumur 15 Tahun yang menduduki tingkatan SMA 1, telah kehilangan senyumnya karena kurang mendapatkan cinta dari seorang ibunya yang berjuang untuk mencari nafkah dan masih bisa menghidupi wakaba, sampai akhirnya Ibu dari wakaba sendiri kabur entah kemana dan ia terpaksa harus tinggal bersama saudara jauhnya, Kazutomo. Kazutomo sendiri adalah seorang saudara jauhnya wakaba yang sudah bekerja dan tinggal mandiri di sebuah apartemen yang kecil. Dari awal, sikap keduanya sangat bertolak belakang tapi, entah mengapa karena suasana yang hangat dari makanan yang sudah tersedia di meja untuk mereka berdua membalikan hubungan mereka yang bertolak belakang menjadi lebih dekat seperti Ayah dan Anak. Table For Two present. By : Rumi Ichinohe insp : comics Table For Two vol. 1
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AZELLO [END]
  • Champion Boy
  • Rumah Penuh Cerita
  • ★BABY ZION★
  • Behind The Smile (TERBIT)
  • Hidden Baby || Haruto
  • ↷✦;𝐌𝐲 𝐧𝐞��𝐰 𝐥𝐢𝐭𝐭𝐥𝐞 𝐰𝐨𝐫𝐥𝐝|𝐆𝐚𝐤𝐮𝐞𝐧 𝐁𝐚𝐛𝐲𝐬𝐢𝐭𝐭𝐞𝐫❞ [HIAT]
  • KAIREL [END]
  • Jadi Baby?! [Lengkap]

"Woy, Kuning!" Duagh "Manggil gitu lagi, gue galiin kubur lo!" Pemuda bar-bar bernama Azello itu sungguh tak bisa diajak bercanda. Senggol sedikit langsung bacok. Tapi itu candaan yang menyebalkan, enak saja rambutnya ini blonde you know! Bukan kuning! Entah keturunan darimana dia tidak tahu, karena emaknya asli Indo tulen. Bapaknya? Entahlah dia tidak pernah tau. Namun siapa sangka jika dengan orang terdekatnya dia bersikap berbanding terbalik. Bagai langit dan bumi! "Enggak Aze nggak gitu, Aze nggak nakal." "Mau kambuh lagi, hm?" "Enggak." Azello menggeleng keras. Dia paling kesal kalau asmanya sudah kambuh. Ini kisah Azello si bengek pecinta lolipop. *** "Azello, hier ist Papa, komm her, boy." "Gue nggak punya Papa, nggak usah ngaku-ngaku!" BUKAN cerita BxB !!!Murni imajinasi penulis, don't copy paste!!! [FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA] Hargai setiap part cerita dengan vote & komen Siders jauh-jauh sana!

More details
WpActionLinkContent Guidelines