We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jogjakarta Istimewa

Jogjakarta Istimewa

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 17, 2023
WpInfo
Non-Fiction
Bab 1 Pada hari senin jam 05.50 saya berangkat ke sekolah sesampainya disekolah sebelum berangkat ke Jogja semua peserta berkumpul dahulu selesai berkumpul semua peserta masuk kedalam bus Karena bus akan berjalan untuk berangkat ke Jogja. Perjalanan dari Tegal - ke Jogjakarta sekitar 5 jam , kita berhenti dires area kita dikasih waktu 15 menit , lalu kita melanjutkan perjalanan menuju Jogja dan sampai lah d restoran grafika jam 12.00 dan disitu lah kita diarahkan untuk mengambil makanan , setelah itu makan pun sholat , kita menunggu teman-teman yang masih makan , dan saya menunggu di parkiran sambil bercanda. Sekitar jam 13.00 - 14.00 kita melanjutkan perjalanan menuju lava tour tempatnya di kali urang. Sampai lah kita di kali urang di tempat Jeep dan kita di arah kan untuk menaiki Jeep untuk berkeliling Sampai lah kita di museum , kita melanjutkan perjalanan menuju batu alien disitu lah kita berfoto-foto , setelah itu kita lanjutkan perjalanan menuju kali kuning. Setelah itu lah kita melanjutkan perjalanan menuju restoran untuk makan malam , situ lah Kuta diarah untuk mengambil makanan , lalu kita melanjutkan perjalanan menuju taman pelangi saya dan teman - teman keluar dari bus , dan jam 21.00 kita melanjutkan perjalanan menuju hotel.
All Rights Reserved
#154
nurse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My First Experience
  • Rindu adalah Kamu
  • Laskar Jingga
  • Ending Scene ✓
  • LOVE STORY (DITEPI PANTAI)
  • 3726 MDPL : KALENDRA DAN SENJA
  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • LANTAI 3
  • Hai Januari

Malam itu, kota Jakarta seolah larut dalam diamnya. Lampu jalan berkedip temaram, sementara suara kendaraan tinggal gema samar di kejauhan. Di dalam kamar bernuansa pink lembut, Liora duduk termenung di depan jendela, memeluk lututnya. Pikirannya melayang jauh-tentang rasa yang sempat singgah, dan luka yang tak pernah benar-benar pulih. "Mungkin, bukan tentang siapa yang lebih dulu pergi... tapi tentang siapa yang lebih dulu melepaskan," gumamnya pelan. Dan dari sinilah semuanya dimulai. "kita tidak pernah benar-benar selesai, hanya diam. menyimpan rindu yang tak bisa dikirim, dan kata-kata yang tak pernah sampai. tapi entah kenapa, rasanya kamu masih di sini, menunggu tanpa suara." ------------------------------------------------->< COVER BY @maradisease !! hi guys, ini cerita pertama aku>_< sorry if there are many typos or wrong words. jangan lihat dari deskripsinya ya!! masuk kalau penasaran hehe. jangan lupa vote dan komen-!! hehehe pls don't take or copy my story. buatnya sambil nangis:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines