You're On Your Own, Kid

You're On Your Own, Kid

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 7, 2023
Seumur hidupnya, Alison Ananya tidak pernah berpikir untuk keluar dari zona nyamannya. Masa kecil hingga remajanya dilalui dengan duduk di kursi kayu belajarnya sambil menggambar struktur strategi dalam permainan voly dikarenakan dia adalah manager dari klub voli Akademi Budi Mulia. Tiba-tiba saja dia melintasi jalan udara yang sangat panjang yang bahkan hal itu tidak pernah terlintas dibenaknya. Melalui You're on Your Own, Kid, Alison menuangkan pikirannya di buku ini. Bagaimana dia keluar dari zona nyaman, belajar untuk menerima beberapa ketidakingnan seseorang akan dirinya, menemukan kebahagiaan baru dan mencoba untuk memikirkan kesenangan apa yang akan dilakukan olehnya, yang tidak melulu berisikan cerita hura-hura, namun juga mengandung resiko dan bahaya. Apa yang akan terjadi ketika Alison pergi dari zona nyamannya dan memulai cerita baru tanpa pria yang dia sukai selama ini? Akankah Alison mendapatkan pria itu? . . . "Cause there were pages turned with the bridged burned. Everything you lose is step you take." - Taylor Swift, You're on Your Own, Kid Song. [CERITA JUGA TERSEDIA DI NOVELTOON DENGAN NAMA PENA : KIMIWO]
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Alison Zhou And The Beauty Easter | Series 2 Alison Zhou | END
  • Shadows of the Main Story
  • Who Am I?
  • As Time Allows
  • Tyllie {END}
  • Without Me
  • BBS [1] Repitiendo [COMPLETED]

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines