Glara
  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 21
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 13, 2023
Tidak ada persahabatan yang benar-benar pure sahabat antara laki-laki dan perempuan. Sama halnya dengan Glara dan Dhavi, bersahabat sedari kecil membuat keduanya sangat dekat dan mengetahui karakter masing-masing. Karena kedekatan itulah membuat Glara nyaman bersama Dhavi sehingga menimbulkan rasa yang tidak seharusnya. Akankah Glara mengungkapkan perasaan nya? Akankah pula mereka akan tetap bersahabat saat Glara menyatakan perasaannya? Atau malah persahabatan mereka akan hancur karena perasaan Glara? *** "Andai waktu itu gue sadar kalo sebenarnya gue suka sama lo. Mungkin sekarang kita bakalan bahagia." -Dhavi "Makasih udah pernah punya rasa yang sama walaupun terlambat. Gue pamit," -Glara *** Cover by: Pinterest Hi guys, ini cerita yang di bikin dari dua otak yg berbeda. Yang dibkin smaa @agis dan @ersameiii. Kita masih pemula bgt, jadi maaf kalau alurnya ga trlalu nyambung wkwk dan bnyak typo. Karena kita masih bljar, ehehe. Happy Reading!! ❤❤ Start : Finish : - Story by : @hierss @Agisnft
All Rights Reserved
#847
luka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • Because I'm Stupid (End)
  • Arsyilazka
  • Gone(✔)🔚
  • RAGARA [ on going ]
  • DEVIAN [END]
  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Gardenia | END
  • Gamal & Flara [Completed]
  • DAKSA [END]

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines