Terangkai ....

Terangkai ....

  • WpView
    Reads 420
  • WpVote
    Votes 104
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 21, 2025
Menduga yang tak diduga, lalu menjalani tanpa dijalani. Terangkai untuk kita terus bertahan. Kehidupan akan mengalir seperti air, tapi aku paham aliran air itu bagaimana. Semakin didiamkan akan semakin rendah. Maka, ada kalanya aku harus melawan arus agar tak tergerus. Kenangan singkat mungkin sudah tercipta dan menjadi satu kenyamanan tersendiri. Dan kini, aku bercerita mengenai keadaanku. Untukmu ....
All Rights Reserved
#1
berkilau
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ketika Tulisan bercerita?
  • Full Of Scratches
  • Bara&Senja
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • SalFlo
  • Remaja
  • Senja Yang Tak Kembali
  • Aku Kamu Dan Dia
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • "ARGON" Untukmu Bidadari Hatiku
  • Cerita Tentang Kita
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • Sekali Lagi (End)
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • You're Here, But Not For Me
  • Cinta untuk Senja.
  • HATI💔 YANG TERPILIH
  • flashback~
  • Mahligai Sunyi

begitu kelelahan mulai menyeruak, mengaduh suasana gelap berteman lagu sendu pilu, ku coba tuliskan segalanya tentang isi hatiku yang menolakmu ada dalam pikiranku lagi. ketika yang ku tahu bahwa sia-sia selama ini selalu berharap padamu. sia-sia untuk waktuku yang terbuang merindukanmu. ~ ketika aku diberi kesempatan memilikimu, tidak dengan waktu yang lama, senda gurau kita berubah diam. tak bertegur sapa layaknya tak pernah kenal sebelumnya. tak ada salam perpisahan, setidaknya berusaha membuat keadaan pahit itu menjadi manis sebelum kita benar-benar tak saling melihat lagi, Tidak ada! baru saja aku berusaha mengucapkan kata "sayang" padamu. barusaja aku menghapus kenangan lama. namun, kamu datang lagi dengan kisah yang sama. meski kadang aku merasa bodoh, dengan keistimewaan yang mengecewakan. aku cukup bahagia sempat, sekali saja, bersamamu. menghabiskan separuh malam kita bercerita ria lewat handphone. Terima kasih teruntukmu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines