TULISAN TANGAN ARUNIKA

TULISAN TANGAN ARUNIKA

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 7, 2023
WpInfo
Fanfic
Newjeans
Siapa bilang kalau jadi anak perempuan itu menyenangkan? Siapa bilang menjadi anak perempuan tidak usah menjadi harapan besar keluarga? Menjadi anak perempuan itu nggak segampang ekspektasi kalian, apa lagi mempunyai saudara-saudara yang bisa di andalkan dari pada dirinya sendiri. Kata mama, "mama nggak mau aku lahir kedua ini, kata mama adanya diriku hanya beban bagi mereka" , lantas aku harus jawab apa? "Nggak ada yang minta buat dilahirin di keluarga ini, nggak ada yang minta buat di besarin kaya sekarang, nggak ada juga yang minta di biayai sama mama ataupun papa, justru kalian lah yang harus bertanya kepada diri kalian masing-masing kenapa mau membesarkan anak yang tidak kalian anggap keberadaannya? "Ma, tolong kasih tahu Runi gimana caranya biar jadi kebanggaan mama? Gimana caranya biar jadi kebanggaan keluarga, setiap kali mereka memuji Abang, kakak, dan adik, aku ngerasa kalau aku emang beda, kalau aku emang nggak bisa banggain mama dan juga satu keluarga? Setiap kali di bandingkan aku hanya diam, tersenyum tidak mau berperilaku buruk di depan mereka, karena apa? Karena aku ngerasa emang aku nggak pantes di keluarga ini ngerasa semua hal di antara kita emang beda.
All Rights Reserved
#91
newjeans
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • coward
  • AFKARA [END]
  • AYARA [END]
  • DANADYAKSA
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Nayara [ TERBIT ]
  • Saat Semua Orang Berpaling
coward

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines