Bentala sastra Rea (TERBIT)

Bentala sastra Rea (TERBIT)

  • WpView
    Reads 1,576
  • WpVote
    Votes 65
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Dec 20, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Bagaimana rasanya di abadikan oleh seorang penulis, dan di kenal dalam lukisan seorang pelukis? Aku Rea, seorang penulis, namun pada saat itu novelku pernah mendapat kendala terbit, dari penerbit mereka berkata bahwa novelku terlalu biasa saja, kisah cintanya juga tidak ada konflik. Padahalmah justru kalau tidak ada konflik itu seru ya, tidak ada pertikaian. Aku sendiri adalah seorang anak broken home hidupku benar benar hancur, aku kurang kasih sayang dari kedua orang tuaku. Mereka tidak pernah memberi efort, mau pun menyemangatiku, kedua orang tuaku sudah pisah mereka ada, namun perannya yang tak ada. sampai dimana aku berkenalan dengan seorang cowok namanya Merta, nama kepanjangannya pula Mamgata Amerta, artinya bayangan bulan yang abadi. Memang benar Merta abadi, abadi didalam karyaku, aku menjadikannya sebuah novel, Merta sendiri seorang pelukis, sama seperti mantanku dulu Atta ilal al rezi, aku juga mengabadikan Atta di dalam karya tulisku, namun Atta tak pernah menjadikanku objek lukisannya berbeda dengan Merta, bukan hanya aku Meeta juga mengabadikanku di dalam musium lukisan.
All Rights Reserved
#746
penulis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOO LATE TO FORGIVE YOU | ✔ | FIN
  • POLARIS
  • Between us , I chose me
  • Rembulan Sendu
  • [END] Blind Rainbow
  • Air Mata Cinta
  • ADEEVA
  • Lukisan Amerta Anyura

Aira pernah terpuruk. Cintanya yang terlalu besar pada Evan pernah membuatnya gila ketika pria itu memilih meninggalkannya demi menikahi wanita lain. Dalam masa kelam itu, Aira tidak menemukan sebuh kewarasan selain mati untuk mengakhiri rasa sakit yang selalu mendera jiwanya. Beruntung, orang-orang yang sungguh menyayangi Aira bersusah payah mengembalikan binar ceria di balik netra wanita itu. Tak lain dan tak bukan karena mereka tak ingin lagi menemukan jiwa itu tergeletak tak berdaya menjemput kematian. Aira harus sembuh. Aira harus terlahir kembali. Aira pantas untuk mencecap bahagia dengan pria yang tak sengaja mencintainya tanpa jeda. Semua berjalan sesuai rencana pada mulanya. Namun, semesta sepertinya ingin menguji Aira sekali lagi. Dalam hitungan minggu menuju hari bahagianya, Aira kembali bertemu Evan. Tidak ada yang salah dari pertemuan itu jika saja Evan tidak dengan kurang ajarnya meminta Aira menikah dengan dirinya. Apalagi Evan dengan sengaja mengancam akan menceritakan seberapa jauh kisah cinta yang sudah terjalin di antara keduanya pada calon suami Aira. Lalu, mana yang akan Aira pilih? Masa depan yang tengah sukacita dia sambut atau masa lalu yang kini tengah sukacita menyambutnya kembali? ...................... "Bagaimana kalau aku menceritakan pada calon suamimu itu seberapa keras jeritan kenikmatanmu saat kita mencecap nirwana bersama pertama kali?"

More details
WpActionLinkContent Guidelines