WHY SO BLUE

WHY SO BLUE

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 7, 2023
akankah cerita ini berakhir bahagia,bisakah tuhan berpihak kepadaku sekali saja. aku lelah, aku ingin menghilang seperti debu yang dihembus oleh angin. Suasana rumah yang begitu luas, indah dipandang luas bak istana menggambarkan kebahagian bagia sebagian orang, namun siapa sangka tidak demikian rupanya, tangis seorang ibu yang sedang melindungi putranya dari amukan amarah laki-laki, suaminya, tulang punggung keluarganya. entah apa yang terjadi bak siang kian menjadi malam, kebahagiaan yang awal telah dirasa sempurna kini telah sirna. " ayah, berhenti jangan memukulinya lagi, dia anak mu, pukul saja aku yah!' isakan seorang ibu yang kian pilu mendekap anak remaja yang kini terdiam menatap kosong, pikirannya kosong, rasanya dia mulai mati rasa. Syafi remaja kecil itu hanya bisa meringkuk dipelukan ibunya, dia tidak tau apa yang harus diperbuat, dia takut, dia hanya memandang kosong lantai di depannya yang terdapat bercak darah yang berasal dari sobekan kecil di bibirnya akibat pukulan sang ayah. " anak ini, tidak berguna bu, dia lemah! dia terlalu dimanja, dia lelaki kenapa lembek seperti perempuah hah!" amarah sang ayang tidak bisa dibendung. dia kecewa akan putranya yang tidak sesuai dengan apa yang dia inginkan. kegagalannya dalam menjadi petinju membuat dia berambisi untuk menjadikan anaknya seorang petinju yang hebat, dia ingin kegagalannya dulu dapat terbalaskan, dia tidak puas, dia ingin sang anak bisa memenuhi ambisinya. 'jika bisa meminta aku juga ingin menjadi apa yang mereka inginkan menjadi sumber kebahagiaan dan bisa dibanggakan, namun apa yang bisa kuperbuat selain usaha, walah setiap usaha yang telah dilakukan tidak membuahkan hasil yang ayahku inginkah, akankah tuhan berpihak kepadaku kali ini, rasanya terlalu lelah dan aku merasa tidak sanggup' Syafi merenung setiap sore, menyendiri adalah waktu yang tepat untuk dia berbicara dengan dirinya.
All Rights Reserved
#9
syafi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DeKaNa (END)
  • RUMAH KITA
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • F dan Z  ( and )
  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Alamanda (Telah Terbit)
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)

BUKAN BL ATAU SEBAGAINYA, INI BROTHERSHIP, KALAU SAMPAI ADA YANG BILANG BL. GUE JAMBAK🙏🏻🙏🏻🙏🏻 . . . Bagi Devan, Kaivan itu seperti ember bocor, congor nggak pernah di jaga, somplak, dan menyedihkan, mungkin?. Sedangkan Naren, baginya anak bungsu Papanya itu anak pintar, cerdas, bertanggung jawab, dan pembohong. Bagi Kaivan, Devan itu orang blakbakan,menganggu, aneh, sinis, sok,dan er-- menakutkan?, Sedangkan Naren, orangnya sok cool, pedas, sok paling sempurna, dan emm-- sedikit kejam Bagi Naren, Kaivan itu orangnya songong, tak tahu aturan, urakan, dan mulutnya persis kayak cewek. Dan baginya, Devan itu orangnya sinis, sok keren, dan anak Papa. Tapi, itu hanya sementara saja " BISA DIAM NGGAK LO BREGSEK ? " " Jadi lo bisa mikirkan, kalau mau tinggal sama gue harus gimana?" " LO GILA, LO GILAAA " " Ya gue gila "..... Khaisar Walau udah end, tetap vote ya, hargai penulis Untuk menjaga kesejahteraan bersama, ayoo voteee jangan jadi pembaca gelap hehehe . . . . BUKAN PLAGIAT ATAU APA, AKUN PERTAMA LUPA SANDI, JADI BUAT AKUN LAGI Jangan lupa tinggalin jejak ya guys jangan jadi pembaca gelap

More details
WpActionLinkContent Guidelines