RUNAWAY [ E N D ]

RUNAWAY [ E N D ]

  • WpView
    Reads 12,089
  • WpVote
    Votes 2,324
  • WpPart
    Parts 30
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 31, 2023
"Bagaimana cara menerima keadaan?" Disiksa sejak kecil oleh ayah kandungnya, ditinggal pergi oleh ibunya, selalu dibandingkan dengan kakaknya membuat Avano Rafandra tidak pernah mendapatkan kasih sayang apalagi kehangatan di dalam sebuah keluarga. Perlakuan kejam dari keluarga membuat sifat buruk terbentuk dari dalam diri Avano Rafandra. Sifat bagai monster telah terbentuk di dalam dirinya sendari kecil hingga dia dewasa. Dan ntah sebuah kebetulan atau kesialan dia malah dipertemukan oleh seorang gadis yang hidupnya dipenuhi dengan kebahagiaan. Kyomi Zhaynala. Gadis sederhana yang berasal dari keluarga cemara. Gadis yang tidak pernah kekurangan kasih sayang dari keluarga. Lalu akankah takdir mempertemukan mereka disituasi yang tepat? Dapatkah Kyomi memberikan kasih sayang ke Avano seperti yang dia dapatkan dari keluarganya? Atau malah Avano yang merenggut kebahagiaan dan tawa Kyomi? Bagaimana kisahnya? Ayo langsung baca.
All Rights Reserved
#732
cemara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Let Me Love You Longer
  • Story In July [End] ✔
  • 𝙍𝙀𝙑𝘼𝙉𝘿𝙍𝘼 (𝓣𝓱𝓪𝓷𝓴𝓼 𝓐𝓻𝓰𝓲𝓸) [𝙴𝙽𝙳𝙸𝙽𝙶]
  • ELVANO
  • Alviandra ; He's My Boyfriend
  • TRANSMIGRASI 3 SAHABAT (Revisi)
  • I'm okay (END)

"Tolong ceritakan padaku, bagaimana rasanya mempunyai keluarga yang utuh? Tolong jelaskan padaku, bagaimana rasanya hidup tanpa setitik luka yang menerpa! Aku ingin bahagia seperti mereka! Walau hanya satu kali saja!" Cinta dan Luka sama-sama Zeline rasakan, tetapi luka itu hadir lebih unggul daripada rasa cinta yang nyata, bukan hanya omong kosong tidak berguna saja. Ruang Zeline sepi, ruang Zeline kelam, bantu Zeline keluar dari ruang depresi. Zeline tidak pernah merasakan, bagaimana rasanya disayang, dimanja, dan diperhatikan. Hari demi hari, detik demi detik, yang Zeline nanti yaitu perdamaian kedua orang tuanya. Zeline merasa banyak kurangnya, Zeline menginginkan ketulusan yang sebenarnya, bukan hanya kata permainan perasaan saja. Sejak kecil, beranjak remaja Zeline menyaksikan perseteruan itu masih saja terasa. Rasa sesak terasa di dalam dada, seketika atmanya mulai merasa bahwa diri ini tidak ada apa-apanya. Bahkan sampai nafas berakhir sekalipun, Zeline akan terus berusaha untuk menerimanya, sampai Sang Maha Kuasa berkata. "Waktunya beristirahat dengan tenang." Ditulis oleh: CALGHIFARI Start: 25 November Finish: (?)

More details
WpActionLinkContent Guidelines