Riellza
  • WpView
    Reads 49
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 8, 2023
"Siapa lo sebenarnya? " tanya Alfar dengan nada lirihnya. Ia mengepalkan tangannya tapi tak sanggup untuk melayangkan ke wajah Carrie. "Aku.... " Carrie tersentak diam. Bibirnya sekarang tak mampu berucap. Hanya tetesan air matanya yang membentuk sebuah komunikasi nonverbal. "Maaf al.... " Saat ini Alfar sangat marah, namun kemarahannya ini malah justru berderai air mata. Biarlah sekarang ia di anggap lemah. Untuk Carrie. "Maaf Al. Aku harap kamu lupakan semuanya" sapuan angin memenuhi sekolah itu,. Banyak siswa lain yang keluar dari kelas untuk melihat kejadian ini. Namun tak memakan waktu lama. Semua kembali normal seolah tak terjadi apa apa. Hanya satu orang yang tersadar
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Closed Door - "see you in yesterday"
  • OCTOBER AND LOVE
  • Cewek Judes Vs Cowok Nyebelin END (TELAH TERBIT)
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • After J (Complete)
  • AZAM : Satu Langit Dua Doa
  • Rendra & Lila [END]
  • ANINDYA [END]

Di tengah keramaian, di antara tawa dan perbincangan yang tak pernah berhenti, ia berdiri seperti bayangan yang menghilang dalam cahaya. Perasaan yang selama ini ia sembunyikan, terperangkap dalam labirin pikirannya, lebih tersembunyi daripada rahasia terdalam. Cinta datang dengan risiko yang tak berani ia ambil, dan setiap langkah menuju ke sana terasa seperti memasuki hutan belantara yang gelap dan tak terjamah. Namun, seperti hujan yang jatuh tanpa suara, perasaan itu tetap ada. Diam-diam mengalir, meski ia mencoba menahan diri, menutup rapat pintu hatinya. Sebuah kisah tentang seseorang yang menolak untuk dicintai, padahal cinta itu sudah ada di sana, tepat di depan mata. cover by Rachel Corcoran

More details
WpActionLinkContent Guidelines