UNWRITTEN

UNWRITTEN

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 22, 2024
Ezay Kharrazi, sosok pembalap handal yang meyakini bahwa balapan adalah satu-satunya gairah yang mampu membuatnya merasa hidup. Cinta dan hubungan pribadi terasa seperti distraksi yang tak diperlukan, sampai akhirnya ia bertemu dengan Sheena Ezekiel: gadis yang melempari kepalanya dengan sepatu hak tinggi di pertemuan pertama mereka. Merasa sial di hari itu membuatnya enggan terlibat lebih jauh. Sayang, takdir berkata lain. Sebab, perintah mutlak sang ibu menghadirkan sebuah dinamika baru yang memaksa Ezay berada dalam lingkup Sheena lebih lama dari yang diinginkannya. Ezay terperangkap dalam situasi di mana setiap momen bersama Sheena menghasilkan sensasi emosional yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
All Rights Reserved
#845
jay
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Still You (𝐄𝐍𝐃)
  • Mi Elección [Marc Marquez] Fanfiction (COMPLETE)
  • Sheena [REVISI]
  • SEAN'S(Completed)
  • Elang L Cavanix ( END )
  • Chasing The Speed, Catching The Heart
  • Master ft Jay Park of Enhypen [COMPLETED]
  • Ferraré & February : The Fast Lane to Losing You ☑

Shanayla Maureen, gadis yang di kenal selalu ceria dan ramah. Gadis yang memiliki paras yang cantik itu sudah lama menyimpan nama seseorang dalam hatinya. Jayden Razka, satu-satunya laki-laki yang berhasil menghuni hati Nayla sejak dulu, namun sayangnya Jayden tidak pernah memberi ruang pada Nayla meski Nayla terang-terangan menunjukkan rasa sukanya pada Jayden. "Orang lain boleh mencintai dalam diam, tapi gue enggak. Semua harus tau kalau gue menyukai manusia yang paling keras kepala, yaitu kamu." "Udah tau gue keras kepala, kenapa masih berharap? Berhenti menyukai gue!" Berhenti menyukai? Apakah Nayla bisa melakukan itu? Apa bisa semudah itu melupakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines