⚠Follow sebelum membaca⚠
Rate: 18+
Carvin tidak pernah serius sama siapapun. Bukan karena tidak bisa, tapi karena menurutnya memang tidak perlu. Perempuan datang dan pergi, dan ia selalu jadi pihak yang memilih kapan semuanya berakhir. Sampai satu malam di club, ia melihat perempuan yang bahkan tidak berusaha menarik perhatiannya.
Elara. Punya toko roti kecil, bicara secukupnya, dan tidak pernah sekalipun keliatan terkesan sama Carvin. Di tengah semua perempuan yang dengan mudah luluh di depannya, Elara justru berdiri di tempat yang sama dengan kepala tegak dan tatapan yang susah banget dibaca. Carvin pikir ini cuma soal penasaran. Ternyata tidak sesederhana itu.
(20.03.26)
By Mars
Terms: Dilarang keras plagiat, menjiplak, ataupun meniru. Jadilah pembaca yang bijak dan berkelas.
Todos los derechos reservados