Haidar, Bulan, Dan Bandung

Haidar, Bulan, Dan Bandung

  • WpView
    Reads 232
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 18, 2023
JANGGAN LUPA UNTUK MENINGGALKAN JEJAK SEBELUM MEMBACA!! Haidar Azio Braga lelaki yang terlahir di kota bandung, kota indah, namun apakah itu seindah keluarga nya saat ini? Bulan Sky Adamaris gadis kecil yang sangat menyukai anak kecil, bahkan tak jarang ia mengjenguk nya ke panti asuhan atau ke bawah jembatan untuk sekedar menemui dan memberi makan. Kedua Adam dan Hawa yang di pertemukan karna Haidar mencoba membantu Bulan pada saat ia di kejar sekelompok preman. Hall itu yang membuat mereka saling dekat, di tambah lagi oleh Bulan yang ternyata menyukai nya sejak lama, namun di balik semua itu ada Jo ayah Bulan yang tak suka dengan hubungan itu. "Jauhi anak saya, brandalan" ucap Jo "Saya memang punya geng tapi, bukan berarti saya brandalan yang suka berantem tanpa alasan kaya yang om fikirin" jawab Haidar dengan nafas yang menggebu gebu. "Kak Haidar baik kok yah.." tambah Bulan lirih. Lantas, apakah hubungan mereka tetap lanjut? Akan kah Haidar tetap perjuangkan kedekatan mereka atau menyerah?
All Rights Reserved
#58
braga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELENOPHILE
  • HULU DAN HILIR
  • 𝖢ɑᥣᥣ 𝖬౿ 𝖬ɑოꪱᜒ I| ᴹᵃʳᵏʰʸᵘᶜᵏ
  • SENJA DI PERSIMPANGAN DUA JALAN
  • Possessive Family (Sedang PO)
  • Epilog Tanpa Prolog
  • Sun and Moon Alexandria ||
  • neng semok!
  • BINTANG&BULAN
  • Asmalibrasi | Hyuckna ✔️ (Terbit)

"gw gapeduli bul, gw cmn syg sama lo gw cinta sama lo, bahkan sekarang gw udah jatuh, sejatuh jatuh nya sama lo bul" ucap avond dengan kepala tertunduk lemas sambil memegang tangan bulan. "tapi gw peduli avond! peduli sama kita, gimana kedepan nya, hubungan nya. Tapi lo apa? sepertinya memang matahari lebih pantas dengan senja, dan bulan selalu dengan malam nya, maaf avond kita selesai" ucap bulan dengan berat hati, dan tangisan nya, seraya melepas genggaman avond di tangan nya, lalu pergi menjauh dengan segala kenangan dan kecewa. 'sampai kapan pun rembulan hanya milik sang malam dan senja hanyalah pembuka sebelum sang malam tiba' -avnd 'tidak ada yang lebih pantas dari matahari untuk senja dan bulan untuk malamnya' -bln HAIIII!! PENASARAN GA SIH SAMA CERITANYA?? GIMANA SIHH KOK BISAA KAYA GITU ITU LOHH?! YAUDAH YUKKK BACCAHHHH AZZAAA👊🏽

More details
WpActionLinkContent Guidelines