Story cover for EVIDEN (Republish) by vardhanzz
EVIDEN (Republish)
  • WpView
    Reads 66,457
  • WpVote
    Votes 4,039
  • WpPart
    Parts 47
  • WpView
    Reads 66,457
  • WpVote
    Votes 4,039
  • WpPart
    Parts 47
Ongoing, First published Jan 08, 2023
⚠️⚠️CERITA MENGANDUNG BAWANG⚠️⚠️
ALUR SUDAH DIREVISI 


TRIPTHA SERIES 1 : EVIDEN Memandang Semesta Dari Mata Yang Terluka


Semesta itu indah jika dilihat dari mata orang-orang yang bahagia, tapi bagaimana jika keindahan semesta dilihat dari mata yang terluka?

Hidup Samara nyaris sempurna, dia punya kasih sayang orang tua, teman yang selalu ada di segala situasi, dukungan para guru, dan masa depan yang terjamin.

Lama kelamaan, Samara melihat semua keindahan itu sebagai luka yang sebenarnya sedang menjerumuskannya ke lubang kesedihan yang tak berujung. Kasih sayang kedua orang tuanya ternyata menyiksa, temannya yang selalu ada di segala situasi memeras air matanya, dan dukungan para guru tidak berarti baginya. Masa depannya jelas tidak terjamin.

"Tenang, Ra. Lo jatuh, gue akan bangunin." 
Lalu datang sosok malaikat yang kehilangan kedua sayapnya di hidup Samara. Vicky adalah sosok malaikat itu. Samara membantu Vicky mendapatkan sayapnya kembali, sedangkan Vicky membantu Samara mengubah pandangan terhadap dunia.


Jangan salahkan aku, kamu, atau dia. Ini salah keadaan.
-Vicky




____________________________________





SELAMAT MEMBACA!
All Rights Reserved
Sign up to add EVIDEN (Republish) to your library and receive updates
or
#43vicky
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Senja Terakhir Semesta✔️ cover
AMORAIGER 2 [COMPLETED] cover
Setitik Luka Untuk Aya [TELAH TERBIT] cover
Eyes Of Love [COMPLETE] cover
Favorite Wound cover
Imperfection : Trapped With Troublemakers✓ [Republish+Remake] cover
Painful By Accident (Completed) cover
【��𝑾𝒊𝒍𝒍 𝑩𝒆 𝑴𝒊𝒏𝒆?】 cover
As Time Allows cover
REZANGGA [SUDAH TERBIT] cover

Senja Terakhir Semesta✔️

19 parts Complete

Semesta Arya Pratama selalu merasa hidupnya seperti langit mendung-kelabu, sesak, dan tidak pernah benar-benar terang. Sebagai anak kedua dalam keluarga yang lebih sering menuntut daripada memahami, ia tumbuh dengan luka yang tak terlihat, terbiasa menyimpan semuanya sendiri. Ia bukan anak yang gagal, tapi juga tak pernah dianggap cukup. Hingga di suatu hari, di sudut perpustakaan yang sepi, ia bertemu dengan Cahya Langit Maheswari. Gadis pendiam yang selalu menunduk, seolah berusaha menghilang dari dunia. Langit tidak banyak bicara, tapi kehadirannya entah bagaimana membuat Semesta merasa sedikit lebih ringan. Namun semakin lama, Semesta justru semakin kehilangan arah. Semakin hari, tekanan dari keluarganya kian menyesakkan. Beban yang ia pikul semakin berat, tapi tak ada yang benar-benar melihat. Dan ketika semuanya terasa terlalu melelahkan, ia membuat keputusan yang tak bisa diubah. Semesta pergi, meninggalkan keheningan yang menggema. Meninggalkan cerita yang tak akan pernah bisa diulang. Dan setelah ia tak ada, barulah dunia menyadari betapa berartinya Semesta.