Ketos X Ketus pt. II

Ketos X Ketus pt. II

  • WpView
    Reads 470
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Oct 9, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah antara si paling taat aturan dan si trouble maker yang benci dengan peraturan. Adrion yang terlihat urakan dan sangat berandal nyatanya punya kisah lain dalam hidupnya. Melihat bagaimana kehidupan Alika yang nampaknya sempurna membuat Rion kesal, mengapa hal baik selalu terjadi pada cewek itu? Namun, siapa yang tahu? Ternyata mereka sama-sama menyimpan rahasia yang tak pernah mereka sangka.
All Rights Reserved
#25
ketus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • With You (Completed)
  • AGATHA (Ketua OSIS Galak VS Bad Boy Nyebelin)
  • KEZAN (END)
  • [TSaTL Sequel] 'Til I See You Again [COMPLETED]
  • Alora [On Going]
  • CINTA YANG NYATA
  • KEVIARAINreesmaithy (SLOW UPDATE)
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines