We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Tempiar

Tempiar

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 9, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Gila, Adakah hal lain yang mampu membuatku gila sehebat ini? Kukira dengan bersamamu, kejadian-kejadian anjing akan hilang pulang ke kandangnya. Benang kusut di kepala akan lurus dengan sekali tarikan. Cuaca mendung murung di muka akan hilang seiring datangnya pelangi senyuman. Tapi, setelah aku gelengkan kepala sekeras-kerasnya. Aku mendapati diriku terbahak memojok di kemalangannya. Ternyata kamu lah anjingnya. Ternyata kamu lah benang kusutnya. Ternyata kamu lah badai petir yang bahkan dengan hujan pelangi pun akan tetap merusak, membakar, menghancurkan. Aku masih tertawa. Tertawa sunyi sekeras-kerasnya. Agar gonggonganmu perlahan berhenti, kusutmu tak sampai tali mati, dan petirmu tak semakin dalam menyambar ulu hati.
All Rights Reserved
#355
cerai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Senja Termendung
  • DIAM
  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • PacarkuPshycopath (TAMAT)
  • TuesDay In The Holy Prison
  • POSITIF (END)
  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • Friend's Zone's
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • NADIRAEFAL

Di bawah lapisan hangat seragam putih biru kusut, Senja Gitarja, sang pahlawan bagi dirinya sendiri kini hadir di dalam gelap dinaungi serigala bertubuh tinggi besar, berseibo hitam berlapis topeng. Benar, serigala-serigala itu bagai manusia yang ia jumpai semasa masih duduk di bangku sekolah menengah pertama, di pagi hingga siang hari yang terhitung panjang. Dalam tundukan kepala yang penuh gelap dan rasa ketidakdilan. Pantaskah mereka yang buruk didekap kehangatan bagai tak punya rasa bersalah sama sekali? Pantaskah kesalahan seluas samudra menciut hingga tak terlihat bagai sebutir debu? Pantaskah kebaikan tertutup salju tebal lalu hilang entah kemana sebab buah hasut-menghasut para bedebah? Pantaskah kami, para manusia-manusia yang hanya punya pendirian diri tak disanjung sama sekali oleh dunia? Lalu pantaskah mereka yang tangannya kotor bak membunuh temannya sendiri di hutan belantara yang gelap dan sedikit udara, bermain dengan kehangatan yang kami impi-impikan? Berapa banyak manusia yang akan kau samakan nasibnya sama seperti kita-kita ini, bedebah? 2 bulan menuju kelulusan ialah bulan-bulan kami para 'yang disingkirkan' untuk menikmati api panas yang dicipta oleh mereka. Tolong, bertahan sebentar untuk ini, 6 kawanku. Kelak di hari kelulusan tiba kita berlomba-lomba jadi juara berpredikat orang paling bahagia di dunia.

More details
WpActionLinkContent Guidelines