My Lecturer is a Perfect Husband

My Lecturer is a Perfect Husband

  • WpView
    Reads 780
  • WpVote
    Votes 34
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 24, 2026
Perjodohan. Satu kata itu yang begitu dibenci oleh Zivana Almaas, tetapi satu kata itu harus terjadi padanya. Jika calon jodohnya adalah seorang pria yang sesuai dengan kriterianya, Zivana sama sekali tidak masalah, ia akan menerima perjodohan itu dengan baik. Namun, masalahnya pria yang akan dijodohkan dengannya itu bukan kriterianya! Pria kriteria idaman Zivana itu adalah, pria keren dengan tatto gitar di tangannya, sama seperti seorang idol yang saat ini ia gemari. Pria yang akan dijodohkan oleh Zivana itu jauh dari itu semua, pria itu tidaklah keren. Menurut Zivana, pria itu terlalu baik untuk seorang gadis urakan seperti dia. Pria itu rajin sekali ke masjid, memiliki tampang pria baik-baik yang tak Zivana sukai. Zivana memang aneh, biasanya seorang gadis pasti akan memilih pria baik untuknya. Namun, Zivana ingin pria yang kebalikan dari itu karena ia suka tantangan. Yang jelas ia tidak suka dijodohkan seperti ini karena ia yakin, ia bisa mencari jodohnya sendiri. Sayangnya Zivana tidak bisa menolak permintaan keluarganya, apalagi ketika ibunya sampai menangis dan memohon padanya agar mau menikah dengan pria alim yang Zivana ketahui bernama Karel itu. Lantas bagaimana kehidupannya selanjutnya saat ia harus terpaksa terjebak pernikahan bersama pria alim yang bukanlah idamannya itu?
All Rights Reserved
#59
loveaftermarriage
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ijbar [Selesai]
  • THE BOYS IN PERFECT LOVE
  • ATHARLA [REVISI]
  • Kamu adalah Pilihan Allah | KAPA✔
  • Assalamualaikum Cinta
  • Karang yang terkikis
  • Jodoh Sebelum Hilal
  • Alzam (END)
  • Al N' Ray
  • MUSHKIL PYAAR (End)

Aza tak menyangka akan di pertemukan kembali dengan Altha, di saat dia sudah hampir melupakan laki-laki itu. Terlebih fakta mengejutkan, Altha merupakan penerus utama pondok pesantren yang ia tinggali. Aza cukup tahu diri, ia sudah biasa menelan kecewa, egois jika ia tetap menerobos maju di saat dirinya selalu di pandang sebelah mata oleh warga pondok. Namun satu hal yang membuat Aza bimbang, sifat Altha, perilaku Altha, yang berubah drastis dari terakhir kali mereka bertemu. "Cuma kita berdua doang Gus yang di sini?" "Emang kenapa?" "Padahal dulu Gus sering ngingetin Aza kalo kita bukan muhrim, apalagi berduaan kaya gini." "Itukan dulu, sekarang nggak lagi. Saya kaya gini juga ke kamu doang kok." "Sikap Gus yang kaya gini bikin Aza bingung tau." "Simpan aja rasa penasaran kamu sampai saya bisa menjawabnya." ***** Sebenarnya ada hubungan apa di antara mereka berdua? Akankah Aza tetap maju, atau malah mundur menjauh dan tetap berdiri di maqomnya? __________________________________ IG penulis : elkyeee001 Cover by : Cistyart __________________________________

More details
WpActionLinkContent Guidelines