Sinners (Season II)

Sinners (Season II)

  • WpView
    Reads 14,674
  • WpVote
    Votes 1,564
  • WpPart
    Parts 24
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 12, 2026
Kata orang, manusia itu tidak lebih dari para pendosa. Mengingat, manusia itu bukan orang suci, apalagi Tuhan. Manusia itu tempatnya salah. Karena setiap individu pastilah pernah membuat kesilapan dengan cara yang disengaja atau tidak. Lewat lisan atau mungkin sikap. No body's perfect, right? Namun, si para pendosa bukan berarti tidak punya kesempatan untuk berbahagia, kan? Dan cerita ini tentang para pendosa, yang mempunyai masa lalu suram karena pernah melakukan kesalahan fatal. Namun, ingin memperbaiki diri demi mendapatkan kebahagiaan yang mereka inginkan. Berharap dengan mereka memperbaiki segala kesalahan mereka di masa lalu. Dosa-dosa yang telah mereka lakukan di masa lalu bisa termaafkan. Agar mereka pantas mendapatkan kebahagiaan itu sendiri. Kebahagiaan yang mereka inginkan. Tapi mereka lupa, mereka masih tetap manusia biasa. Yang diciptakan Tuhan dengan ego, nafsu dan juga segala sifat buruknya. Yang terkadang, cara mereka untuk meraih kebahagiaan itu sendiri diambil dengan cara yang salah. Sedikit memaksa. Dan malah kembali membuat mereka berkubang dalam lumpur dosa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sekali Lagi (End)
  • Sang Penguasa
  • orang yang selalu menunggu ku
  • Putri dan Alex
  • SERIBU SISI ORIGAMI [COMPLETED]
  • Prenuptial Agreement
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Sherlyta
  • Jovia is Back ( 21+) END✅
  • False Hopes

"Tolong kasih aku kesempatan buat deketin kamu lagi Rin. Aku udah nunggu kamu selama ini. Aku gak mau kehilangan kamu lagi." Arya berkata sambil menatap mataku dalam. Aku tergagap menatap matanya. Segera kualihkan pandanganku ke arah lain. Ya Tuhan perasaan apa ini. Tiba-tiba hatiku bergetar dan jantungku berdegup kencang. "A... Aku.. Aku gak bisa Ar... Aku.. Bukan perempuan yang pantas untuk kamu." ucapku menunduk. "Aku gak peduli Rin... Aku cuma mau kamu... Aku sayang kamu Rin..." Arya berkata lirih. ***** Cinta yang hadir di masa lalu ternyata tidak semudah itu terlupakan. Apalagi bila cinta itu tumbuh pada masa putih abu-abu. Ada yang bilang masa itu adalah masa yang sangat berkesan. Masa-masa yang penuh canda tawa dan masa-masa mengenal cinta. Meskipun kamu sudah bahagia dengan kehidupanmu sekarang, namun ada kalanya rasa itu timbul tanpa disangka. Dan ketika engkau tidak dapat mengelak dari rasa itu, apakah yang harus kamu lakukan? Ini bukan cerita perselingkuhan, ini cerita cinta di usia yang tidak muda lagi. Ini cerita cinta yang mungkin bisa terjadi pada diri kita.. Enjoy.. Happy reading... Tulisan perdana, semoga bisa menghibur para pembaca semua.

More details
WpActionLinkContent Guidelines