Story cover for Bad Heart by Afiraaz15
Bad Heart
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jan 09, 2023
"Jika Mencintaimu harus sesakit ini, aku lebih memilih untuk tidak mencintai sama sekali." Arianna Tressha Estelle.

" Kamu harus temukan apa yang menjadi kebahagiaanmu dan temukan orang yang menghargaimu dan menyukaimu." Leon Thanos Aland.

" Bukan sakitnya yang membuatku menderita. Tapi, bekas luka itu yang membuatku sakit mengingatnya." Arianna Tressha Estelle.
All Rights Reserved
Sign up to add Bad Heart to your library and receive updates
or
#1badlove
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Hug me! (my lady) cover
lengkara cover
Be My Light cover
DABIR- END✔ cover
Shelano cover
Lebih Indah cover
JUST SHOULDER ✔ cover
Jatuh Cinta Lagi cover
light of love cover
Aku Adalah Milikmu cover

Hug me! (my lady)

9 parts Complete Mature

ketika masalalu yang indah dan menyakitkan menjadi satu kenangan yang buruk mana yang akan kau pilih? melupakannya karna itu begitu menyakitkan atau hidup dengan kenangan buruk itu karna kau tak ingin melupakan seseorang yang berarti bagimu. inilah kisah mereka yang harus berjalan berlawanan arah karna jalan yang mereka pilih berbeda. akankah takdir menutun mereka untuk berada di jalan yang sama. Mengapa perasaan ini harus kumiliki, rasanya begitu menyiksaku ketika aku tak bisa melindunginya rasanya separuh ragaku mati. Dia yang kucinta tapi hanya dapat kupandang dari jauh. "Revalno aditya wijaya" aku tak tau apa yang sudah ku lupakan selama ini, tapi satu hal yang pasti bahwa kenangan itu memang seharusnya terhapus karna sudah cukup bagiku memiliki malaikat pelindung tanpa sayap yang selalu berada disampingku dia yang menarikku dari tempat gelap dan memberikan cahaya indahnya untuk melindungiku dan dia sahabatku. "Aira Riana Dimitri" "Baginya aku adalah malaikatnya tapi bagiku dia adalah peri kecilku yang mampu menyembuhkan lukaku, luka masalalu yang sampai sekarang masih selalu jadi mimpi buruk untukku." "Martino Devan"