Bushi
  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jan 10, 2023
Hiro adalah CEO muda sebuah perusahaan yang dia bangun sendiri dibawah Company Group milik Ayahnya. Hobinya Hiro adalah kesenian Samurai dan surfing. Dia nggak pernah sekalipun ditolak sama perempuan, siapa juga yang bisa? Tapi Dhara dan segala penolakannya buat Hiro bingung. "Saya mau kamu, Dhara." Dhara adalah Freelancer Design Interior yang cukup kompeten. Dia lulusan kampus di France dijurusan Fashion, banting stir ke Design Interior karena lebih percaya diri jadi Interior Designer dibandingkan jadi Fashion Designer. Hobinya Dhara adalah melukis, Dhara juga jago banget Muay Thai. Dia alergi sama cowok metropolitan yang punya tampang buaya dan malah dikejar-kejar sama Hiro. "Lo beneran sinting ya?!" Terus gimana kisah percintaan mereka? "RIWEH. POKOKNA MAH GEGANA LIWAT TEGANG NA!" (Ribet. pokoknya tim gegana kalah tegangnya!) -Dhani (Adiknya Dhara)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kue Manis & Rasa Pahit | Hyuckna
  • JOHNNY SEO ✨Husband Materials✨ [JOHNNY X OC]
  • What Love Does • NoHyuck •
  • MASOCHIST BOSS (END) ✔️
  • Satu Hati, Dua Generasi
  • Level Up • NoHyuck •
  • Dreams Adventure
  • Beauty And The Badboyz
  • FIRE ALARM!!!

Haechan > Harsa Jaemin > Dikara Dikara cuma seorang penjaga toko. Takdirnya nggak semulus orang lain. Dia dituntut dewasa lebih cepat demi adik-adiknya, dan diminta mengalah terus-menerus demi kakak-kakaknya. Jadi bagian dari sandwich generation bukan hal yang mudah. Setiap hari, ada saja konflik, baik di rumah, maupun di tempat kerja, yang entah kenapa selalu berakhir di pundaknya. Yang Dikara inginkan sederhana, Sedikit ruang untuk bernapas. Menikmati sisa gaji yang pas-pasan untuk secangkir kopi di pinggir jalan, atau membeli kue manis yang dulu cuma bisa ia lihat dari balik etalase. Tapi hidup tak pernah benar-benar memberi jeda. Ekonomi keluarganya yang timpang membuat Dikara jadi seperti aset, dipakai untuk membayar semua biaya hidup masa lalu yang bukan salahnya. Sampai suatu hari, takdir sebagai kasir mempertemukannya dengan Harsa, seseorang yang sejak kecil punya segalanya, yang hidupnya tampak mudah dan nyaris tanpa luka. Namun justru Harsa lah yang menolak semua privilege-nya. Ia memilih kebebasan dengan cara yang tak biasa, dan perlahan, tanpa sadar, menarik Dikara masuk ke dalam labirin miliknya sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines