Bait-bait Rasa

Bait-bait Rasa

  • WpView
    Reads 33
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 6, 2023
Project with Luna Literacy "Kamu masih ingat saat itu? Aku menawarkan hubungan, yang jelas aku tahu jawabannya apa. Lalu dengan egoisnya, aku tetap memaksa." Pria itu menjeda kalimatnya. Menegakkan punggung, dengan kedua siku bertumpu pada meja. "Tapi kalo sekarang, dengan waktu yang terbuang habis, serta keadaan yang telah berubah. Seandainya aku menawarkan sebuah pernikahan, apa jawabanmu?" Telak. Lawan bicaranya terhenyak untuk beberapa saat. Benar, waktu sudah berlalu, keadaan pun sudah berubah. Namun, apakah bisa dipastikan perasaan pria itu tidak berubah untuknya? Lalu justru debar yang ia rasakan saat ini, apa itu artinya? Ia tidak ingin berharap lebih. Apalagi teringat penolakan terang-terangan yang dirinya berikan dulu. Juga kata 'seandainya' yang tersemat pada kalimat tanya pria itu. "Seandainya 'kan?" "Iya." "Maka jawabannya tetap sama kayak dulu. Aku menolak," ucapnya lugas. Covver by: @Oyyvve_
All Rights Reserved
#71
berbeda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara dosa dan Cinta Pertama
  • Antara Teman dan Teman Hidup
  • Dear Future (new version)
  • Turun Ranjang
  • SEHINGGA CINTA + BIDADARI HAQIF LUTHFI
  • Save The Date!
  • MsS 2 : Ini Aku [ COMPLETED ]
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)

Cinta pertama tidak pernah sederhana. Dua hati yang bertemu membawa kisah yang berbeda, dengan luka dan harapan yang saling bercampur. Ia tak pernah menyangka bahwa cinta bisa datang begitu tiba-tiba-di tempat yang bahkan tak pernah iaharapkan. semuanya dimulai dari senyuman yang awalnya tak berarti, hingga kata-kata yang terus melekat di hati. Tapi di balik keindahannya, cinta pertama ini mengajarkan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya: perasaan takut, sakit, dan kebingungan yang bercampur jadi satu. perasaan yang tumbuh perlahan, melawan ketidakpastian dan rasa takut yang belum pernah ia kenal. Di satu sisi, dia bertanya-tanya, "Apakah cinta ini adalah berkah atau justru sebuah ujian yang akan melukai hati kami berdua?" Di sisi lain, ada hati yang mencoba mencintai dengan tulus, meski bayangan masa lalu masih membekas. Dia bertanya pada dirinya sendiri, "Apakah cinta ini akan benar-benar yang terakhir? Atau hanya sebuah cerita singkat yang akan berakhir tanpa jawaban?". Namun cinta bukan hanya soal perasaan, tetapi juga keputusan. Keputusan untuk bertahan, melepaskan, atau memperjuangkan sesuatu yang mungkin tidak lagi sama. Ini adalah kisah dua orang yang mencoba mencari arti dari cinta, harapan, dan kehilangan. Sebuah perjalanan yang tidak hanya mengajarkan mereka tentang cinta, tetapi juga tentang diri mereka sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines